Aksi Cepat KN.P 330 KSOP Khusus Batam Awasi Tongkang Kandas di Pulau Raja

Senin, 12 Januari 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tongkang (TK) KPS 1203 yang kadas di perairan Pulau Raja, Batam. Foto: Istimewa

Tongkang (TK) KPS 1203 yang kadas di perairan Pulau Raja, Batam. Foto: Istimewa

Kapal Patroli KN.P 330 milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam bergerak cepat menangani insiden kandasnya Tongkang (TK) KPS 1203 di perairan Pulau Raja, Batam. Tongkang tersebut kandas setelah terlepas dari tarikannya, Tug Boat (TB) SUPER 88, akibat cuaca buruk.

KSOP Khusus Batam menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, KN.P 330 langsung melakukan pengawasan di lokasi guna memastikan keselamatan pelayaran dan mencegah potensi pencemaran lingkungan.

Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, menjelaskan bahwa TK KPS 1203 tidak diawaki dan tidak bermuatan. Saat ini, pihaknya memprioritaskan pengamanan tongkang serta pemantauan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

“Kami fokus mengawasi tongkang yang kandas dan memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan. KSOP terus berkoordinasi dengan pemilik kapal dan tongkang untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Takwim.

Berdasarkan kronologi, TK KPS 1203 ditarik oleh TB SUPER 88 dari Dock KMS Tanjung Balai Karimun menuju Pontianak pada 7 Januari 2026. Namun, pada 10 Januari 2026 pukul 01.58 WIB, cuaca buruk menyebabkan tongkang tersebut membentur rambu suar di sekitar Pulau Karang Galang. Demi keselamatan awak kapal, nakhoda TB SUPER 88 memutuskan melepaskan tali towing.

Baca Juga :  Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

Akibatnya, TK KPS 1203 hanyut dan akhirnya kandas di Pulau Raja, Batam. Sementara itu, TB SUPER 88 sempat kandas di sekitar Pulau Karang Galang, namun berhasil lepas dari posisi kandas terakhir pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

KSOP Khusus Batam memastikan terus memantau perkembangan situasi hingga proses penanganan tongkang selesai dan kondisi perairan kembali aman.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun
“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab
IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam
Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital
TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
Belasan Kios Ludes Dilalap Api di Pusat Kuliner Mega Legenda
Kapal FLF Permata Borneo 1, Karya Anak Bangsa Buatan Batam Dilincurkan
Mentan dan Barantin Tindak Tegas Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Kepri
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:07 WIB

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:13 WIB

“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:03 WIB

IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:35 WIB

Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:51 WIB

TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB