Kunjungan wisatawan nusantara ke Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 3.145.849 orang selama Januari–Agustus 2026. Pada periode yang sama, Kepri mencatat 1.451.609 kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura, Malaysia, Tiongkok, India, dan Filipina.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mendorong pelaku industri pariwisata memanfaatkan potensi tersebut melalui pemasaran terpadu dan kolaborasi lintas daerah. Ia mengajak pelaku usaha menghubungkan destinasi agar wisatawan yang masuk melalui Batam juga mengunjungi Bintan, Tanjungpinang, Pulau Penyengat, Karimun, dan destinasi unggulan lainnya.
“Melalui keterhubungan antardestinasi atau linkage tourism, kita dapat mendorong peningkatan lama tinggal dan belanja wisatawan, sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujarnya.
Ansar Dorong Paket Wisata Terintegrasi
Ansar meminta pelaku industri memperluas jaringan pemasaran, menyusun paket wisata terintegrasi, dan memperkuat kemitraan usaha. Strategi ini diharapkan mendorong wisatawan menjelajahi lebih banyak destinasi dan membelanjakan lebih banyak uang selama berada di Kepri.
Ansar juga mendorong pelaku pariwisata mengangkat kekayaan budaya Melayu ke pasar internasional. Menurutnya, warisan budaya Melayu tidak hanya memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Kepri, tetapi juga menawarkan daya tarik yang dapat menarik lebih banyak wisatawan.
Editor: Yuli







