Ansar Targetkan Seluruh OPD Kepri Raih Predikat Informatif pada 2026

Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar menerima Laporan Kinerja Komisi Informasi Kepulauan Riau Tahun 2025 dari Ketua KI Kepri, Arison. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Ansar menerima Laporan Kinerja Komisi Informasi Kepulauan Riau Tahun 2025 dari Ketua KI Kepri, Arison. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menargetkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri meraih predikat informatif pada Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2026.

Target itu disampaikan Ansar saat menerima audiensi Komisi Informasi (KI) Kepri dan menerima Laporan Kinerja KI Kepri Tahun 2025 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (15/6/2026).

“Kita harus mendorong seluruh OPD mencapai kategori informatif pada 2026. Pelayanan informasi kepada masyarakat harus terus ditingkatkan,” tegas Ansar.

Ansar juga mengapresiasi peran KI Kepri yang terus mendorong keterbukaan informasi publik. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan KI menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  3.804 Rumah di Kepri Masuk Program Bedah Rumah

Sementara itu, Ketua KI Kepri Arison mengungkapkan, hasil Monev 2025 menunjukkan capaian keterbukaan informasi masih perlu ditingkatkan. Dari 151 badan publik yang dievaluasi, hanya 42 yang meraih predikat informatif. Di lingkungan Pemprov Kepri, hanya dua OPD yang berhasil mencapai kategori tersebut.

“Kami berharap lebih banyak badan publik meraih predikat informatif pada 2026,” ujar Arison.

Selain melakukan Monev, KI Kepri juga menangani sengketa informasi publik. Dalam dua tahun terakhir, KI Kepri menyelesaikan 15 dari 19 sengketa yang masuk. Empat sengketa lainnya masih berproses pada 2026.

Arison menilai rendahnya capaian Monev bukan karena badan publik mengabaikan keterbukaan informasi. Banyak instansi masih kesulitan mengisi Self Assessment Questionnaire (SAQ) sebagai instrumen penilaian.

Baca Juga :  Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah

Di sisi lain, efisiensi anggaran membatasi kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada badan publik. Meski demikian, KI Kepri tetap membuka layanan konsultasi bagi instansi yang ingin meningkatkan kualitas layanan informasi.

“Kami melihat komitmen badan publik terus meningkat. Sejumlah instansi mulai aktif berkonsultasi dan meminta pendampingan,” katanya.

Audiensi tersebut dihadiri Wakil Ketua KI Kepri Muhammad Djuhari, anggota Alfian Zainal, Encik Afrizal, Saut Maruli Samosir, Sekretaris KI Kepri A.K. Prambudi, Kepala Dinas Kominfo Kepri Hendri Kurniadi, Kabid PLIP Ummil Khasil, dan Kabid Humas Trio Andana.

Berita Terkait

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi
Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara
Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan
Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Nyanyang Salurkan Sembako untuk Kaum Dhuafa Lewat Jumat Berkah
Pertamina Tinjau Fuel Terminal Sei Siak, Perkuat Keandalan Distribusi BBM di Riau
Pemprov Kepri Buka Peluang Koperasi dan UMKM Masuk Rantai Pasok MBG

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17

Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:15

Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:17

Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Berita Terbaru