Batam, metroposid.com: Aspabri Peduli kembali menunjukkan kepedulian nyata dengan menggalang donasi untuk korban bencana di Desa Langkahan, Aceh Utara. Sejak awal penggalangan, Asosiasi Pariwisata Bahari (ASPABRI) mengajak seluruh anggotanya untuk bergerak bersama, karena solidaritas menjadi kunci mempercepat pemulihan pascabencana.
Ketua Dewan Pembina ASPABRI, Surya Wijaya, secara aktif mendorong partisipasi seluruh anggota, sekaligus mengajak asosiasi pariwisata lainnya agar turut ambil bagian.
Menurutnya, dunia pariwisata tidak hanya berbicara tentang ekonomi, tetapi juga tentang empati dan kepedulian sosial, terutama saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
ASPABRI mengarahkan seluruh donasi untuk membantu warga terdampak bencana di Desa Langkahan, Aceh Utara. Bantuan tahap pertama akan dikumpulkan mulai sekarang hingga 25 Desember 2025, sehingga penyaluran dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Bendahara ASPABRI, Zulaicha, menjelaskan bahwa kondisi warga di Desa Langkahan masih sangat memprihatinkan. Warga membutuhkan bantuan makanan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya.
“Sepupu saya berada di sana. Air bersih untuk minum pun sangat terbatas. Warga masih tidur di tenda terpal, bahkan lantainya masih basah,” ungkap Zulaicha, Senin (15/12/2025).
ASPABRI membuka donasi dalam bentuk uang tunai yang dapat ditransfer melalui rekening resmi bendahara.
Bank Mandiri
9000014709464
Atas nama : Zulaicha
Bukti transfer selanjutnya dapat dikirimkan melalui WhatsApp +62 813 7830 7386, agar pendataan berjalan transparan.
Melalui program Aspabri Peduli, ASPABRI berharap seluruh pelaku usaha pariwisata dapat bersatu dalam aksi kemanusiaan ini.
Terpisah, Ketua ASPABRI Johanes Purba menyatakan dukungannya dengan gerakan ini karena korban di Sumatera masih membutuhkan bantuan.
“Kami berharap semua pihak ikut bergerak bersama dengan berdonasi di ASPABRI,” ucapnya.
Editor: Rega






