Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat kinerja positif pada sektor penerbangan internasional sepanjang tahun 2025, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemulihan transportasi udara.
Pembukaan sejumlah rute penerbangan langsung, yakni Batam–Incheon, Batam–Kuala Lumpur, dan Batam–Jeddah, mendorong lonjakan pergerakan internasional. Sepanjang 2025, jumlah penumpang internasional mencapai 139.309 orang, naik 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pergerakan pesawat juga meningkat menjadi 1.520 penerbangan atau tumbuh 17 persen secara tahunan.
Bandara mendorong pertumbuhan tersebut melalui peningkatan layanan, penguatan kerja sama dengan maskapai, serta dukungan pemerintah dalam pembukaan dan perluasan rute internasional. Posisi Batam sebagai kawasan industri, perdagangan bebas, dan destinasi wisata turut menarik minat pelaku usaha dan wisatawan mancanegara.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, menegaskan bahwa peningkatan penerbangan internasional menjadi sinyal positif bagi iklim investasi dan pariwisata Kota Batam. Konektivitas lintas negara yang semakin kuat mempertegas peran Batam sebagai pintu gerbang internasional. Sepanjang 2025, Bandara Internasional Hang Nadim Batam melayani 3.898.060 penumpang dengan total 30.149 pergerakan pesawat.
Ke depan, PT Bandara Internasional Batam berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang melalui optimalisasi infrastruktur, digitalisasi layanan, serta pengembangan rute baru.
Dengan tren positif ini, Bandara Internasional Hang Nadim Batam optimistis terus mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan memperkuat peran Batam sebagai hub penerbangan dan logistik di kawasan barat Indonesia.
Editor: Yuli






