Pemerintah Kota (Pemko) Batam mempersiapkan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, akan menyerahkan bantuan langsung pada 8–10 Januari 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, memimpin rapat koordinasi di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (2/1/2026). Ia membahas kesiapan teknis, jadwal, dan mekanisme pendistribusian agar bantuan sampai tepat sasaran.
“Bantuan ini menunjukkan kepedulian dan solidaritas masyarakat Batam terhadap warga Sumatera yang terdampak bencana alam. Pemko Batam berkomitmen menyalurkan bantuan langsung kepada pihak berwenang di daerah terdampak, sehingga masyarakat menerima manfaat secara nyata,” ujar Firmansyah.
Wali Kota Amsakar dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memimpin penyerahan bantuan, sambil didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Firmansyah menambahkan, “Kami berharap pemerintah daerah setempat mengelola bantuan dengan baik, dan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.”
Amsakar menegaskan bahwa Pemko Batam memilih langkah bermakna untuk menyambut tahun baru. Alih-alih menggelar pesta kembang api dan musik meriah, Pemko Batam dan Forkopimda mengarahkan energi perayaan menjadi aksi kepedulian bagi saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pemko Batam menyalurkan bantuan senilai Rp7,5 miliar untuk tiga daerah terdampak. Masyarakat menambahkan donasi sebesar Rp4,59 miliar, sementara PLN Batam menyumbang Rp2,5 miliar. Totalnya, Batam berhasil menghimpun dana solidaritas hampir mencapai Rp15 miliar






