Pemerintah Kota Batam menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp4,7 miliar bagi korban bencana alam di Sumatera Utara (Sumut).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, dan diterima Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Rumah Dinas Gubernur, Medan, Kamis (8/1/2026).
Dari total bantuan, Rp2,5 miliar bersumber dari APBD Kota Batam, sementara Rp2,2 miliar berasal dari donasi masyarakat Batam sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak.
“Terima kasih telah membersamai kami di masa sulit. Semoga bantuan ini membawa kebaikan bagi kita semua,” ujar Gubernur Sumut Bobby.
Hingga 8 Januari 2026, bencana di Sumut telah memengaruhi 479.045 kepala keluarga atau 1,8 juta jiwa. Jumlah pengungsi tercatat 3.371 kepala keluarga (13.378 jiwa). Korban meninggal dunia 372 orang, 126 luka-luka, dan 42 hilang.
Dari 33 kabupaten/kota, 18 terdampak, dengan lima daerah mengalami kerusakan paling parah. Pemerintah Provinsi masih menetapkan status tanggap darurat dan membuka posko penanganan hingga tiga bulan ke depan.
“Fokus kami saat ini adalah penyelamatan jiwa, pemenuhan logistik, serta penyediaan hunian sementara dan tetap untuk mengurangi jumlah pengungsi. Bantuan Batam akan diarahkan untuk pembangunan hunian tetap,” jelas Bobby.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan kehadiran Pemkot Batam dan Forkopimda sebagai bentuk solidaritas masyarakat.
“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan amanah dari masyarakat Batam. Kepedulian warga sangat tinggi, terbukti dari penggalangan donasi yang rutin dilakukan,” kata Amsakar.
Ia berharap bantuan dapat meringankan beban korban sekaligus mempercepat pemulihan Sumut.
“Atas nama Pemkot Batam, BP Batam, Forkopimda, dan seluruh warga, kami berharap Sumut segera pulih,” tambahnya, sekaligus mendukung rencana pembangunan hunian tetap bagi para pengungsi.
Editor: Rega






