Capaian Pengawasan, Penerimaan dan Pelayanan Bea Cukai Batam

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Capaian pengawasan, penerimaan dan pelayanan Bea Cukai Batam selama 2025. Foto: Bea Cukai Batam

Capaian pengawasan, penerimaan dan pelayanan Bea Cukai Batam selama 2025. Foto: Bea Cukai Batam

Kinerja Bea Cukai Batam hingga Desember 2025 terus menunjukkan tren yang positif, baik dari sisi pengawasan maupun pelayanan. Pada bidang pengawasan, Bea Cukai Batam mencatat 2.148 Surat Bukti Penindakan (SBP), dengan didominasi penindakan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (766 SBP) dan Barang Penumpang (365 SBP), disusul penindakan Uang Tunai (85 SBP) dan NPP/Narkotika (61 SBP). Akumulasi penindakan juga menghasilkan nilai barang hasil penindakan Rp 224,09 miliar dengan potensi kerugian negara

Nominal Rp 49,42 miliar. Secara spesifik, pengamanan BKC Hasil Tembakau mencapai 28.406.234 batang dengan perkiraan nilai barang sejumlah Rp 49,69 miliar dan estimasi kerugian negara Rp 25,56 miliar, serta BKC MMEA sebesar 4.808,82 liter dengan perkiraan nilai barang Rp 3,29 miliar dan estimasi kerugian negara Rp 448,2 juta.

Sejalan dengan upaya penegakan hukum, Bea Cukai Batam juga mencatat capaian 23 penyidikan sepanjang tahun 2025. Jumlah ini lebih tinggi secara signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 14 penyidikan, menunjukkan konsistensi penguatan penindakan dari hulu ke hilir.

Selain itu, Bea Cukai Batam juga telah melakukan extra effort maksimalisasi penerimaan Cukai melalui pelanggaran Cukai dengan mekanisme Ultimum Remedium sebanyak 56 Laporan Pelanggaran (LP) dengan total Rp.6,8 miliar. Nilai ini meningkat signifikan dari Ultimum Remedium Tahun 2024 sebanyak 16 LP dengan total Rp.2,2 miliar.

Baca Juga :  TNI AU Hang Nadim Gandeng PWI Batam, Gelar Lomba Tulis

Bea Cukai Batam juga menegaskan komitmen perlindungan masyarakat melalui penindakan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) yang diperkirakan dapat menyelamatkan 5.345.475 jiwa serta menghemat biaya rehabilitasi sebesar Rp 8,5 triliun.

Dari sisi penerimaan negara, realisasi penerimaan Bea Cukai Batam tercatat Rp 847,6 miliar atau 142,56% dari target penerimaan tahun 2025 sebesar Rp 594,55 miliar. Rinciannya terdiri atas penerimaan Bea Masuk sebesar Rp 364,52 miliar, Bea Keluar sebesar Rp 414,97 miliar, serta Cukai sebesar Rp 68,11 miliar.

Capaian ini menjadi bentuk optimalisasi penerimaan negara sekaligus memperkuat peran Bea Cukai Batam sebagai revenue collector yang menjaga tingkat penerimaan negara.

Bea Cukai Batam juga terus berinovasi untuk mengoptimalkan pelayanan dengan berbagai program dan inovasi, diantaranya program EPIC100, Dokap Online, Single Submission Quarantine-Customs, Customs Visit Customer, dan program-program lainnya. Indeks Kepuasan Masyarakat (Indeks 4) juga mencerminkan peningkatan secara konsisten, dari 3,69 (Triwulan I) menjadi 3,72 (Triwulan II) dan mencapai 3,74 (Triwulan III) dengan kategori “Sangat Baik”.

Baca Juga :  Lima Pembawa Balpres dari Singapura Diamankan Petugas

Di samping itu, Bea Cukai Batam juga mendapatkan bentuk apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak eksternal berkaitan dengan sinergi dalam pengawasan, inovasi, maupun pelayanan, diantaranya penghargaan dari Kepolisian Daerah Kepri sebagai mitra yang saling berkolaborasi di bidang pengawasan, apresiasi/penghargaan dari PT Timas Suplindo, PT Musim Mas, PT Sat Nusapersada Tbk, PT. Xiaomi Technology, dan PT Jamkrindo Batam sebagai pengguna jasa, serta penghargaan Eco Office Platinum atas prinsip green office dan Tribun Awards 2025.

Capaian-capaian tersebut menjadi bukti komitmen Bea Cukai Batam untuk terus memperkuat tugas dan fungsinya di bidang pengawasan secara tegas dan terukur, sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, transparan, dan inovatif. Bea Cukai Batam akan terus memperluas kolaborasi dengan aparat penegak hukum, instansi terkait, pelaku usaha, serta masyarakat dalam menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan kondusif di wilayah Batam.

Bea Cukai Batam juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melalui dukungan pengawasan dan penyampaian masukan konstruktif, demi peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan masyarakat.

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Mendagri: BPHTB 0 Persen untuk MBR Dongkrak Pembangunan Rumah dan Ekonomi Daerah
Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan
AMPP Vinnex Coatindo 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi Blasting dan Painting
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 01:18 WIB

BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:54 WIB

Mendagri: BPHTB 0 Persen untuk MBR Dongkrak Pembangunan Rumah dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru