Dorong Pembiayaan Pembangunan OJK Perkuat Regulasi Tata Kelola dan Pegawasan Industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PPDP Regulatory Dissemination Day 2026 di Jakarta, Senin (13/4/2026).Foto: Istimewa

PPDP Regulatory Dissemination Day 2026 di Jakarta, Senin (13/4/2026).Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat tata kelola dan pengawasan sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP). OJK menerbitkan ketentuan tata kelola, memperkuat aturan prudensial, dan meningkatkan pengawasan berbasis risiko.

OJK mendorong industri PPDP menjadi penggerak pembiayaan domestik dan menopang pembiayaan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK, Ogi Prastomiyono, menyampaikan hal tersebut dalam PPDP Regulatory Dissemination Day 2026 di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Ogi menegaskan PPDP memegang peran strategis dalam perekonomian nasional. Ia menyebut sektor ini tidak hanya mendukung, tetapi juga memperkuat stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang.

“PPDP menjadi pilar stabilitas sekaligus akselerator pertumbuhan ekonomi,” kata Ogi.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Perempuan di Ruang Digital Terus Meningkat

Ia menjelaskan PPDP mengelola risiko masyarakat sekaligus menyalurkan pembiayaan jangka panjang ke sektor produktif.

“PPDP melindungi masyarakat dari risiko dan memperluas akses pembiayaan, terutama untuk UMKM,” ujarnya.

OJK mendorong industri PPDP tumbuh lebih cepat agar mampu memenuhi kebutuhan pembiayaan jangka panjang. OJK menilai pertumbuhan harus melampaui ekonomi nasional yang diproyeksikan 5–8 persen.

Untuk 2026, OJK menetapkan target pertumbuhan asuransi 5–7 persen dan dana pensiun 10–12 persen per tahun. Untuk mendukung target RPJMN 2029, OJK menaikkan kebutuhan pertumbuhan menjadi 7–9 persen untuk asuransi dan 23–25 persen untuk dana pensiun.

OJK mencatat total aset sektor PPDP mencapai Rp2.992 triliun per Februari 2026. Aset tersebut tumbuh 9,94 persen secara tahunan (year-on-year).

Baca Juga :  UHC Day 2025: Pemerintah & BPJS Kesehatan Perkuat Komitmen Layanan JKN

OJK juga mencatat nilai investasi sebesar Rp2.313 triliun, dengan pertumbuhan 7,94 persen year-on-year.

Dana pensiun menjadi kontributor terbesar dengan Rp1.700 triliun, disusul industri asuransi sebesar Rp1.219 triliun.

OJK memperketat kebijakan sektor PPDP untuk menjaga stabilitas di tengah dinamika global. OJK juga menyiapkan regulasi baru pada 2026 yang memperkuat tata kelola dan pengawasan berbasis risiko.

 

Selain itu, OJK menyusun Peta Jalan Pengembangan Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030. OJK mengarahkan industri untuk menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan serta mendukung target Net Zero Emission (NZE) dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru