Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, M. Takwim Masuku, membenarkan terjadinya kecelakaan antara kapal kargo MV. CMA CGM NIAGARA dan kapal TB. HARBOUR DRAGON di Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura, Kamis (24/12/2025) kemarin.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.08 Waktu Lokal ketika TB. HARBOUR DRAGON sedang menarik tongkang HARBOUR JUPITER, berbendera Malaysia, menuju Sibu, Sarawak, dengan 10 kru di atasnya. Sementara MV. CMA CGM NIAGARA, kapal kargo kontainer berbendera Malta dengan 25 kru, dilaporkan kehilangan kendali dan menabrak sisi lambung kiri tongkang HARBOUR JUPITER.
Beruntung, seluruh kru dari kedua kapal dalam kondisi selamat, dan tidak terjadi pencemaran di perairan sekitar tubrukan. Tongkang HARBOUR JUPITER mengalami kerusakan pada sisi kiri struktur kapal. Saat ini, ketiga kapal berlabuh di perairan Nongsa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
KSOP Khusus Batam telah mengambil sejumlah langkah penanganan, antara lain:Mengirim Kapal Patroli KNP 376 ke lokasi untuk memantau kondisi kapal.Memastikan tidak ada pencemaran di sekitar MV. CMA CGM NIAGARA. Petugas KSOP, termasuk Port State Control Officer, naik ke kapal untuk pemeriksaan dan klarifikasi.
Berkoordinasi dengan instansi terkait serta menugaskan Penyidik Pegawai Negeri Sipil untuk investigasi lanjutan.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan kru, pencegahan pencemaran, serta menjaga kelancaran lalu lintas kapal di perairan Batam,” jelas M. Takwim Masuku.
KSOP akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga proses penanganan selesai.
Editor: Diki






