Kecelakaan Kapal di Selat Malaka: MV. CMA CGM NIAGARA Tabrak TB. HARBOUR DRAGON

Senin, 29 Desember 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan antara kapal kargo MV. CMA CGM NIAGARA dan kapal TB. HARBOUR DRAGON di Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura, Kamis (24/12/2025) kemarin. Foto: Istimewa

Kecelakaan antara kapal kargo MV. CMA CGM NIAGARA dan kapal TB. HARBOUR DRAGON di Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura, Kamis (24/12/2025) kemarin. Foto: Istimewa

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, M. Takwim Masuku, membenarkan terjadinya kecelakaan antara kapal kargo MV. CMA CGM NIAGARA dan kapal TB. HARBOUR DRAGON di Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura, Kamis (24/12/2025) kemarin.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.08 Waktu Lokal ketika TB. HARBOUR DRAGON sedang menarik tongkang HARBOUR JUPITER, berbendera Malaysia, menuju Sibu, Sarawak, dengan 10 kru di atasnya. Sementara MV. CMA CGM NIAGARA, kapal kargo kontainer berbendera Malta dengan 25 kru, dilaporkan kehilangan kendali dan menabrak sisi lambung kiri tongkang HARBOUR JUPITER.

Baca Juga :  Li Claudia Langsung Tinjau Lokasi TPS dan Siapkan Sistem Modern

Beruntung, seluruh kru dari kedua kapal dalam kondisi selamat, dan tidak terjadi pencemaran di perairan sekitar tubrukan. Tongkang HARBOUR JUPITER mengalami kerusakan pada sisi kiri struktur kapal. Saat ini, ketiga kapal berlabuh di perairan Nongsa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

KSOP Khusus Batam telah mengambil sejumlah langkah penanganan, antara lain:Mengirim Kapal Patroli KNP 376 ke lokasi untuk memantau kondisi kapal.Memastikan tidak ada pencemaran di sekitar MV. CMA CGM NIAGARA. Petugas KSOP, termasuk Port State Control Officer, naik ke kapal untuk pemeriksaan dan klarifikasi.

Baca Juga :  Sinergi Polri untuk Masyarakat, Kapolres Barelang Ikut Goro

Berkoordinasi dengan instansi terkait serta menugaskan Penyidik Pegawai Negeri Sipil untuk investigasi lanjutan.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan kru, pencegahan pencemaran, serta menjaga kelancaran lalu lintas kapal di perairan Batam,” jelas M. Takwim Masuku.

KSOP akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga proses penanganan selesai.

Editor: Diki

Berita Terkait

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun
“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab
IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam
Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital
TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
Belasan Kios Ludes Dilalap Api di Pusat Kuliner Mega Legenda
Kapal FLF Permata Borneo 1, Karya Anak Bangsa Buatan Batam Dilincurkan
Mentan dan Barantin Tindak Tegas Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Kepri
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:07 WIB

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:13 WIB

“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:03 WIB

IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:35 WIB

Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:51 WIB

TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB