Kecelakaan Pesawat di Hang Nadim, Simulasi Uji Respons Darurat Besar-Besaran

Selasa, 2 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Skala Penuh, di Bandara Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Selasa (2/12/2025). (ist)

Foto: Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Skala Penuh, di Bandara Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Selasa (2/12/2025). (ist)

Batam, metroposid.com: Suasana Bandara Udara Internasional Hang Nadim kembali tampak mencekam dan tegang. Ada kecelakaan terjadi, sebuah pesawat Airbus A320 tergelincir dan terbakar.

Para petugas bersiap untuk melakukan evakuasi. Hal ini dilakukan dalam latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Skala Penuh, di Bandara Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Selasa (2/12/2025).

Dalam skenario, pesawat fiktif Rajawali Air Airbus A320 dari Kamboja dengan 140 penumpang mengalami kerusakan mesin dan cuaca buruk saat mendarat. Hal ini disampaikan Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius.

Masih katanya, latihan dua tahunan ini mensimulasikan kecelakaan pesawat penumpang sebagai upaya menguji kesiapan seluruh unsur bandara menghadapi kondisi kritis. Latihan ini merupakan kewajiban nasional untuk memastikan standar keselamatan penerbangan tetap terpenuhi.

Baca Juga :  79 CPNS Kepri Resmi Jadi PNS, 105 ASN Dilantik dalam Jabatan Fungsional

“Tujuannya menguji Airport Emergency Plan, termasuk komando, koordinasi, komunikasi, serta kesiapan peralatan dan personel,” kata Anton.

Latihan melibatkan seluruh instansi terkait di bandara, TNI–Polri, hingga rumah sakit di Kota Batam. Puluhan ambulans dan kendaraan pemadam, termasuk tiga unit foam tender serta mobil komando, dikerahkan ke lokasi simulasi. Rumah sakit yang berpartisipasi antara lain RS Awal Bros, RSUD Embung Fatimah, RS Bhayangkara, dan sejumlah puskesmas terdekat.

Baca Juga :  Rute Rute Baru AirAsia: Batam–Kuala Lumpur Mulai 13 Maret

Adapun simulated casualties yang dicatat antara lain sebanyak 116 selamat, 20 luka berat, dan 4 meninggal dunia. Tim pemadam bandara, ambulans internal, dan tim medis eksternal bergerak cepat melakukan evakuasi meski cuaca hujan sempat menjadi tantangan.

Kemenhub Beri Catatan Perbaikan

Kementerian Perhubungan yang hadir sebagai evaluator memberikan beberapa masukan, salah satunya terkait waktu tempuh ambulans menuju titik kejadian.

“Catatan ini akan kami tindak lanjuti untuk meningkatkan respons waktu dalam kondisi nyata. Kalau persiapan minimal 120 hari sesuai aturan. Alhamdulillah, berjalan lancar,” pungkas Anton.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri
Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC
Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana
Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri
Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat
Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah
Diskominfo Kepri Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Capacity Building

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:13

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri

Sabtu, 12 September 2026 - 22:06

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Kamis, 10 September 2026 - 21:47

Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri

Rabu, 9 September 2026 - 19:17

Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 21:31

Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06