Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

Senin, 9 Februari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajemen RSBP Batam dan Deputi Pelayanan Umum BP Batam menemui Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus di Jakarta. Foto: BP Batam

Manajemen RSBP Batam dan Deputi Pelayanan Umum BP Batam menemui Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus di Jakarta. Foto: BP Batam

Manajemen RSBP Batam dan Deputi Pelayanan Umum BP Batam menemui Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus di Jakarta. Mereka menindaklanjuti MoU BP Batam–Kemenkes 2022 sekaligus memperkuat posisi RSBP Batam dalam sistem layanan kesehatan nasional.

Deputi Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait memimpin langsung audiensi bersama Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto dan jajaran manajemen. Tim memaparkan rencana transformasi layanan dan penguatan peran rumah sakit.

BP Batam dan RSBP Batam mengajukan dua PKS prioritas. Usulan itu mencakup penetapan RSBP sebagai rumah sakit pendidikan dan pengampu, serta pengembangan layanan Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, dan KIA (KJSU-KIA).

Baca Juga :  BP Batam Perkuat Diplomasi Investasi Lewat Perwakilan di Singapura

Manajemen juga menyiapkan program fellowship, memperkuat layanan kardiovaskular, dan mengejar akreditasi Paripurna. Selain itu, tim mendorong pengembangan layanan hiperbarik melalui skema usulan resmi.

“Kami arahkan RSBP Batam menjadi RS pendidikan dan rujukan yang mendukung program prioritas nasional,” tegas Ariastuty.

Wamenkes Benyamin menekankan percepatan pemerataan layanan jantung di luar Jawa. Ia menyatakan dukungan prinsip atas pengembangan layanan jantung di RSBP Batam karena SDM dan tata kelolanya dinilai siap.

Baca Juga :  Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam

Ia juga menilai Batam strategis sebagai tujuan layanan kesehatan dan wisata medis. Karena itu, ia meminta pusat dan daerah memperkuat sinergi agar pengembangan layanan berjalan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, BP Batam dan RSBP Batam segera mengirim usulan teknis dan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Kemenkes.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif
Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis
RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan
Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda
Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam
BPJS Kesehatan Perkenalkan REHAB 2.0, Warga Batam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:16 WIB

Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:24 WIB

Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:33 WIB

RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda

Senin, 9 Februari 2026 - 19:57 WIB

Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

Berita Terbaru

Kepala Diskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan

Pemerintahan

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:52 WIB