Presiden RI Prabowo Subianto mengusulkan program Gentengisasi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026) lalu.
Prabowo menilai banyak rumah di Indonesia masih menggunakan atap seng yang membuat ruangan panas dan mudah berkarat. Kondisi ini, menurutnya, harus segera diperbaiki.
Presiden menegaskan, program Gentengisasi menjadi bagian dari gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ia mendorong penggunaan genteng tanah liat karena lebih sejuk dan tahan lama.
“Saya ingin semua atap di Indonesia menggunakan genteng. Gerakannya gerakan nasional, proyeknya proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” tegas Prabowo.
Menindaklanjuti arahan Presiden, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan, Kamis (5/3/2026), pihaknya akan membahas program ini lebih lanjut bersama jajaran terkait. Ia menegaskan Pemprov Kepri mendukung kebijakan tersebut.
Ansar mengakui harga genteng lebih mahal dibanding seng, terutama bagi masyarakat. Namun, untuk bangunan pemerintah, ia memastikan penggunaan genteng akan diupayakan secara maksimal.
“Untuk gedung-gedung pemerintah, kami akan mengusahakan menggunakan genteng. Kantor Gubernur dan sejumlah bangunan pemerintah juga sudah memakai genteng,” tegas Ansar.
Editor: Yuli






