Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pegadaian mencatat lonjakan signifikan investasi emas digital sepanjang 2025,Gen Z. Foto: Istimewa

PT Pegadaian mencatat lonjakan signifikan investasi emas digital sepanjang 2025,Gen Z. Foto: Istimewa

PT Pegadaian mencatat lonjakan signifikan investasi emas digital sepanjang 2025. Generasi Z tampil sebagai penggerak utama pertumbuhan tersebut. Kaum muda berusia 18–27 tahun secara aktif mendorong peningkatan jumlah nasabah Tabungan Emas Pegadaian.

Data internal Pegadaian menunjukkan Gen Z mencetak pertumbuhan tahunan (year-on-year/YoY) sebesar 116 persen. Capaian ini jauh melampaui kelompok usia lain. Nasabah milenial hanya tumbuh 49 persen (YoY), Gen X 34 persen (YoY), dan Baby Boomer 32 persen (YoY). Hingga akhir 2025, Pegadaian mengelola 4,85 juta nasabah Tabungan Emas di seluruh Indonesia.

“Generasi muda kini mengambil peran aktif dalam perencanaan keuangan. Mereka memilih emas sebagai aset lindung nilai dan memanfaatkan platform digital untuk berinvestasi secara praktis,” ujar, Kepala Divisi Bisnis Bulion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra.

Baca Juga :  Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Top CX Brand Award 2026

Pegadaian menjawab kebutuhan tersebut melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Melalui aplikasi ini, nasabah membuka akun, membeli emas, dan memantau investasi secara real-time hanya dalam hitungan menit. Fitur transaksi instan dan otomatisasi tabungan memudahkan Gen Z menabung emas secara konsisten tanpa prosedur rumit.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Supriyanto, menilai Gen Z mengambil keputusan finansial lebih awal dengan pendekatan rasional. ” Mereka memilih instrumen yang stabil, terukur, dan mudah dipantau. Emas memenuhi seluruh kriteria tersebut dan kini semakin relevan karena tersedia secara digital,” jelas Eko.

Baca Juga :  Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

Menurut Eko, tren ini menguatkan posisi Pegadaian sebagai institusi keuangan yang adaptif terhadap perubahan perilaku masyarakat. “Pegadaian tidak hanya menawarkan produk, tetapi membentuk kebiasaan finansial sehat. Ketika generasi muda mulai berinvestasi sejak dini, ekonomi masyarakat akan tumbuh lebih berkelanjutan,” tambahnya.

Selain teknologi, edukasi finansial melalui TikTok, Instagram, dan YouTube secara aktif meningkatkan literasi keuangan Gen Z. Paparan konten tersebut mendorong generasi muda menyiapkan dana darurat serta menyusun perencanaan jangka panjang untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera
Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam
BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara
Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial
Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek
Presiden Prabowo Apresiasi Pegadaian, Laba Semester I 2026 Capai Rp6,59 Triliun
Santika Anniversary Sale, Rayakan 45 Tahun dengan Diskon Menginap hingga 45 Persen
Fox Hotel Nagoya Batam Resmi Hadir, Perluas Jejak Fox Hotels di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:54

Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:26

BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:03

Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:05

Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06