Li Claudia Pastikan Pembangunan TPS BIN Tertutup Berjalan

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Li Claudia Chandra, Wakil Walikota Batam, turun langsung ke lokasi pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) BIN Tertutup di Sekupang, Kamis (11/12/2025). Foto: Diskominfo Batam

Li Claudia Chandra, Wakil Walikota Batam, turun langsung ke lokasi pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) BIN Tertutup di Sekupang, Kamis (11/12/2025). Foto: Diskominfo Batam

Batam, metroposid.com: Langkahnya mantap berjalan melihat sejumlah lokasi pembangunan pengelolaan sampah di Kota Batam. Perempuan bertubuh mungil ini tampak serius mengobrol dengan beberapa pegawai di lapangan.

Li Claudia Chandra, Wakil Walikota Batam, turun langsung ke lapangan memastikan sejumlah lokasi pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) BIN Tertutup di Kecamatan Sekupang, Kamis (11/12/2025).

Peninjauan dimulai dari Gedung Beringin, Kelurahan Sungai Harapan, dan berlanjut ke titik-titik lain yang telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan. Kehadiran Li Claudia di lapangan bertujuan memastikan tidak ada kendala teknis yang bisa menunda proyek penguatan infrastruktur persampahan tersebut.

Didampingi Dinas Lingkungan Hidup, Dinas CKTR, BP Batam, serta jajaran kecamatan dan kelurahan, Li Claudia meninjau kondisi lahan, akses transportasi, kesiapan utilitas, dan lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa setiap lokasi harus benar-benar layak sebelum pembangunan dimulai.

Baca Juga :  Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

“Saya minta seluruh titik diverifikasi dengan detail. Tidak boleh ada lokasi yang dibangun tanpa kesiapan teknis. Ini harus tuntas dan tepat,” tegas Li Claudia.

Li Claudia juga menekankan bahwa TPS BIN Tertutup harus mengedepankan sistem pengelolaan modern, termasuk pemisahan sampah organik dan nonorganik sejak awal.

“TPS ini bukan tempat menumpuk sampah. Sistem pemisahan wajib diterapkan dari sumbernya agar pengolahan lebih efektif dan ramah lingkungan,” ujar perempuan cantik itu tegas.

Baca Juga :  Aturan Ramadan, Usaha Kuliner Wajib Tutup Area Makan Dengan Tirai

Kecamatan Sekupang tercatat memiliki 11 titik pembangunan TPS BIN Tertutup di 7 kelurahan. Setiap titik memiliki kondisi berbeda sehingga membutuhkan penanganan teknis yang spesifik.

Li Claudia meminta seluruh perangkat terkait mempercepat proses persiapan, terutama pada lokasi yang memiliki tantangan lahan dan akses. selain kesiapan teknis, Li Claudia menegaskan bahwa kenyamanan masyarakat harus mendapat perhatian utama.

“Kita ingin Batam tetap bersih. Jadi setiap pembangunan harus mempertimbangkan dampak terhadap warga. TPS tidak boleh mengganggu permukiman. Lokasi harus aman, tertata, dan diterima masyarakat,” ucapnya.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06