Mendikdasmen Siapkan Anggaran Revitalisasi Sekolah 2026 Capai Rp14 T

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, saat kunjungan kerja di sekolah di Batam, Sealasa (12/5/2026). Foto: Istimewa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, saat kunjungan kerja di sekolah di Batam, Sealasa (12/5/2026). Foto: Istimewa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan pemerintah menyiapkan anggaran revitalisasi pendidikan sebesar Rp14 triliun pada 2026.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk revitalisasi sekolah di berbagai daerah, termasuk wilayah terdampak bencana. Sejumlah proyek pembangunan disebut sudah berjalan dan ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru 2026/2027.

Kemendikdasmen juga mengusulkan tambahan anggaran untuk pengadaan Interactive Flat Panel, pembangunan studio pembelajaran, serta pembagian buku dan alat tulis bagi siswa kelas 1 dan 2 SD.

Baca Juga :  Telkomsel Latih 40 Guru Batam Kuasai AI dan Konten Digital

“Kami mengusulkan tambahan anggaran sesuai arahan Presiden untuk penambahan 60 ribu satuan pendidikan, tambahan IFP, pembangunan studio belajar, serta pembagian buku dan alat tulis,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung menyebut Kepri diperkirakan menerima anggaran revitalisasi pendidikan sekitar Rp109 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan enam sekolah baru, masing-masing satu sekolah di Batam, Tanjungpinang, dan Natuna, serta tiga sekolah di Lingga.

Baca Juga :  SAS Online Perdana Serentak di 133 Sekolah di Batam

“Selain sekolah baru, anggaran juga digunakan untuk rehabilitasi, pembangunan ruang kelas baru, dan toilet,” kata Andi Agung.

Ia menegaskan seluruh usulan pembangunan sekolah mengacu pada data riil dalam sistem Dapodik agar bantuan tepat sasaran.

Terkait usulan pengalihan anggaran MBG ke sektor pendidikan, Andi menegaskan program MBG tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“MBG tetap dikelola pemerintah pusat. Daerah hanya menerima pelaksanaan program,” ujarnya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam
62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi
Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul
Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini
Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Kepri Bangun Pendidikan di Wilayah Kepulauan
BP Batam Gandeng UMRAH Perkuat Riset dan Pengembangan Wilayah
Belajar Sambil Bermain, TK Islam Hang Tuah Batam Cetak Anak Lebih Berani dan Mandiri
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:46 WIB

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:47 WIB

62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WIB

Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:12 WIB

Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:56 WIB

Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Berita Terbaru