Mendikdasmen Siapkan Anggaran Revitalisasi Sekolah 2026 Capai Rp14 T

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, saat kunjungan kerja di sekolah di Batam, Sealasa (12/5/2026). Foto: Istimewa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, saat kunjungan kerja di sekolah di Batam, Sealasa (12/5/2026). Foto: Istimewa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan pemerintah menyiapkan anggaran revitalisasi pendidikan sebesar Rp14 triliun pada 2026.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk revitalisasi sekolah di berbagai daerah, termasuk wilayah terdampak bencana. Sejumlah proyek pembangunan disebut sudah berjalan dan ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru 2026/2027.

Kemendikdasmen juga mengusulkan tambahan anggaran untuk pengadaan Interactive Flat Panel, pembangunan studio pembelajaran, serta pembagian buku dan alat tulis bagi siswa kelas 1 dan 2 SD.

Baca Juga :  Ansar: POPDA X Kepri Jadi Ajang Cetak Atlet Berprestasi dan Berkarakter

“Kami mengusulkan tambahan anggaran sesuai arahan Presiden untuk penambahan 60 ribu satuan pendidikan, tambahan IFP, pembangunan studio belajar, serta pembagian buku dan alat tulis,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung menyebut Kepri diperkirakan menerima anggaran revitalisasi pendidikan sekitar Rp109 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan enam sekolah baru, masing-masing satu sekolah di Batam, Tanjungpinang, dan Natuna, serta tiga sekolah di Lingga.

Baca Juga :  BI: Ekonomi Kepri Tumbuh 7,04 Persen, UMKM dan Digitalisasi Terus Diperkuat

“Selain sekolah baru, anggaran juga digunakan untuk rehabilitasi, pembangunan ruang kelas baru, dan toilet,” kata Andi Agung.

Ia menegaskan seluruh usulan pembangunan sekolah mengacu pada data riil dalam sistem Dapodik agar bantuan tepat sasaran.

Terkait usulan pengalihan anggaran MBG ke sektor pendidikan, Andi menegaskan program MBG tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“MBG tetap dikelola pemerintah pusat. Daerah hanya menerima pelaksanaan program,” ujarnya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Nyanyang Pantau TKA SMA/SMK di Batam, 36.253 Siswa Kepri Ikut Tes
Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih
Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima
Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi
BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam
62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi
Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul
Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:49

Nyanyang Pantau TKA SMA/SMK di Batam, 36.253 Siswa Kepri Ikut Tes

Jumat, 4 September 2026 - 19:35

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:36

Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:05

Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:46

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19