Menkomdigi: Publisher Rights Jaga Keberlanjutan Media dan Akurasi Informasi Publik

Minggu, 15 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Foto: Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Foto: Kemkomdigi

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan industri media nasional dan memastikan masyarakat tetap menerima informasi akurat serta terverifikasi di tengah derasnya arus konten digital.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan ruang redaksi dan proses jurnalistik berlandaskan kode etik menjadi pembeda utama media arus utama dengan platform digital. Menurutnya, publik akan meninggalkan informasi yang tidak jelas dan mencari sumber tepercaya. Karena itu, redaksi berperan menyaring tayangan yang layak dan bermanfaat.

Baca Juga :  Mentan Larang RPH Naikkan Harga Daging Jelang Ramadan–Idulfitri 2026

Untuk menjaga peran tersebut, pemerintah memastikan ekosistem media tetap sehat dan berkelanjutan.

“Salah satunya dengan mendorong kesetaraan regulasi antara penyiaran nasional dan platform digital global atau equal playing field,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas. Aturan ini mewajibkan platform yang memanfaatkan karya jurnalistik memberikan kompensasi kepada perusahaan pers melalui kerja sama bisnis.

Baca Juga :  77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Kebijakan ini menyasar platform digital yang meraup manfaat ekonomi dari karya jurnalistik, bukan masyarakat. Melalui publisher rights, pemerintah melindungi hak ekonomi media dan menjaga keberlanjutan ruang redaksi agar publik tetap memperoleh informasi yang akurat, terverifikasi, dan bertanggung jawab. Sumber InfoPublik

Editor: Rega

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru