Novianto Dikukuhkan Sebagai Ketua Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri dikukuhkan, sekaligus menetapkan Novianto sebagai Ketua FJP Kepri periode perdana, Jumat (5/12/2025) kemarin, di Restoran Ocean Seafood Batam Center. (Ist)

Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri dikukuhkan, sekaligus menetapkan Novianto sebagai Ketua FJP Kepri periode perdana, Jumat (5/12/2025) kemarin, di Restoran Ocean Seafood Batam Center. (Ist)

Batam, metroposid.com: Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri dikukuhkan, sekaligus menetapkan Novianto sebagai Ketua FJP Kepri periode perdana, Jumat (5/12/2025) kemarin, di Restoran Ocean Seafood Batam Center.

Momen ini menjadi penting, bukan hanya bagi komunitas media, tetapi juga bagi pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pintu utama kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin, yang juga menjadi pembina forum tersebut. Hadirnya wakil rakyat dalam pengukuhan ini memperlihatkan bahwa keberadaan FJP Kepri mendapat ruang penuh dalam strategi pembangunan daerah.

Wahyu menyampaikan bahwa kolaborasi antara media dan komunitas budaya di Batam merupakan kunci kekuatan narasi pariwisata.

“Keanekaragaman budaya suku di Batam adalah daya tarik yang sangat besar. Bila komunitas dan jurnalis bergerak bersama, pariwisata akan tumbuh sebagai sektor yang benar-benar memberikan multiplier effect bagi ekonomi Kepri,” ucap Wahyu.

Ia juga menilai FJP Kepri akan berperan sebagai garda promosi terdepan bagi pariwisata Kepri, yang bersaing langsung dengan destinasi kelas dunia di Singapura dan Johor Bahru.

Baca Juga :  Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan

Pengukuhan FJP Kepri turut dihadiri sejumlah paguyuban besar di Batam, antara lain: Paguyuban Banten, Melayu Barelang, Betawi, dan Palembang. Dukungan lintas komunitas ini menjadi simbol kuat bahwa pariwisata berbasis budaya tidak bisa dilepaskan dari peran sosial masyarakat Batam yang heterogen.

Sinergitas ini diharapkan dapat menghadirkan ruang ekspresi budaya, festival komunitas, hingga daya tarik baru yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Founder ASPABRI dan Praktisi Pariwisata Kepri, Surya Wijaya, yang ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif FJP Kepri, menyebut bahwa keberadaan organisasi ini sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Batam mengklaim sebagai kota wisata. Karena itu, pemberitaan mengenai pariwisata harus terukur, berbasis data, dan selaras dengan visi besar Kepri sebagai beranda pariwisata nasional di ASEAN,” ujar Surya menegaskan.

Menurutnya, Kepri berada pada dua pasar utama wisatawan asing terbesar di ASEAN: Singapura dan Johor. Karena itu, narasi media harus mampu memperkuat positioning Kepri sebagai destinasi unggulan perbatasan.

Baca Juga :  Waspada Penipuan IKD, Disdukcapil Batam Keluarkan Imbauan

Sejumlah program jangka dekat FJP Kepri telah disusun, antara lain: penyusunan buku saku pariwisata Kepri, sebagai pedoman liputan dan referensi informasi resmi bagi seluruh anggota FJP.

Kemudian, pelatihan bahasa asing untuk jurnalis, Guna meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi terhadap wisatawan mancanegara.

Program ini akan dilaksanakan bertahap dan bersinergi dengan pelaku industri pariwisata, komunitas budaya, dan pemerintah daerah.

Pembentukan struktur ini menegaskan komitmen bahwa FJP Kepri bukan sekadar forum informal, tetapi menjadi organisasi profesional yang siap menjadi mitra strategis pemerintah dan industri pariwisata.

Dengan terbentuknya FJP Kepri, diharapkan Kepri memiliki narasi besar dan terkoordinasi dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari wisata bahari, MICE, hingga wisata budaya yang tumbuh di tengah ragam paguyuban dan komunitas di Batam.

FJP Kepri menargetkan mampu memperkuat citra Kepri sebagai destinasi wisata pilihan wisatawan internasional, tidak hanya menjadi kota persinggahan, namun kota tujuan utama.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06