Kapolri Listyo Sigit Prabowo memantau langsung pengamanan malam takbiran Idulfitri dari Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Polrestabes Medan, Jumat (20/3/2026). Ia bersama para pemangku kepentingan memastikan seluruh rangkaian perayaan Lebaran berlangsung aman dan kondusif.
Kapolri juga memantau pengamanan malam takbiran di seluruh Indonesia secara virtual. Ia menegaskan bahwa kegiatan takbir keliling di berbagai daerah harus berjalan tertib dengan dukungan sekitar 72.016 personel pengamanan.
Selain takbiran, Kapolri meminta seluruh jajaran mengamankan pelaksanaan Salat Idulfitri. Aparat juga diminta menjaga kegiatan masyarakat setelahnya, seperti tradisi halal bihalal dan aktivitas perayaan lainnya.
Di sisi lain, Polri bersama berbagai stakeholder telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi puncak arus balik Lebaran. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24–25 Maret 2026, dengan gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, Polri menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas. Strategi tersebut meliputi penerapan sistem ganjil-genap, contraflow, serta one way baik lokal maupun nasional.
Kapolri juga mengungkapkan bahwa arus mudik tahun ini menunjukkan tren positif. Angka kecelakaan lalu lintas turun 3,23 persen, sementara angka fatalitas atau korban meninggal dunia menurun hingga 24,61 persen dibandingkan Operasi Ketupat 2025.
Ia mengapresiasi masyarakat yang telah tertib selama perjalanan mudik. Kapolri juga mengingatkan pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan saat arus balik Lebaran.
Masyarakat diminta memanfaatkan rest area dan pos terpadu untuk beristirahat, serta tidak memaksakan diri berkendara agar terhindar dari kecelakaan di jalan. Sumber InfoPublik
Editor: Bibah






