Pemko Batam Akui Kekurangan Guru Masih Jadi PR Besar

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan. Foto: Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan. Foto: Istimewa

Pemerintah Kota Batam masih menghadapi permasalahan kekurangan guru. Kekurangan guru ini sudah terjadi sejak tahun 2025 lalu. Pertumbuhan peserta didik, hingga pembangunan sekolah yang tidak sejalan dengan pemenuhan sumber daya manusia (SDM).
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Batam, kekurangan guru merata terjadi di semua jenjang pendidikan yang berada di bawah Disdik Batam.
Kepala Disdik Batam, Hendiri Arulan menyebutkan kekurangan guru TK terdapat 20 0rang guru, untuk jenjang SDN terdapat kurang lebih 700 tenaga guru. Berikutnya untuk jenjang SMPN, Hendiri menyampaikan kekurangan guru mencapai 791 orang.
“Saat ini guru kita mengajar lebih dari jam yang ada, hal ini untuk menutupi kekurangan guru tersebut,” ujarnya saat menghadiri Konsolidasi BPMD di Hotel Planet beberapa waktu lalu.
Mantan Kepala Dinas UMKM Batam ini mengungkapkan kondisi yang dihadapi saat kekurangan guru hampir terjadi seluruh Indonesia.
Batam bermohon kepada Menpan RB untuk memenuhi kebutuhan guru ini. Bermohon formasi khusus, agar Batam dapat menutupi kekurangan guru yang terjadi saat ini.
“Bahkan sekarang guru kelas diberikan pendidikan agar dapat mengajar Bahasa Inggris,” ujar Hendri
Sementara itu, Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan kekurangan guru ini masih terus dicarikan solusinys. Pemerintah daerah tidak dapat merekrut tenaga honorer, karena aturan dari pusat. Untuk formasi CPNS khusus guru juga tidak tersedia beberapa tahun belakangan ini. Guru honorer yang selama ini ada, juga telah diangkat menjadi PPPK.
“Karena penempatan, jadi ada sekolah yang kehilangan gurunya. Karena itu terjadi kekurangan guru yang cukup banyak. Pemko Batam masih mengupayakan formasi khusus, agar kekurangan guru ini dapat teratasi secepatnya,” pungkasnya.
Editor: Bibah
Baca Juga :  Sekda Batam: Inovasi Harus Jadi Sikap, Bukan Program

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06