Penyelundupan 337 Unit Handphone dengan Modus Kompartemen Tersembunyi Digagalkan

Senin, 13 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil pencacahan menunjukkan total 337 unit handphone,yang digagalkan Bea Cukai Batam, di Pelabuhan Roro, Telaga Punggur, kemarin. Foto: Istimewa

Hasil pencacahan menunjukkan total 337 unit handphone,yang digagalkan Bea Cukai Batam, di Pelabuhan Roro, Telaga Punggur, kemarin. Foto: Istimewa

Bea Cukai Batam menggagalkan upaya penyelundupan ratusan handphone tanpa dokumen kepabeanan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam. Petugas menindak sebuah truk pick-up yang akan menyeberang ke Tanjung Buton, Siak, pada Selasa (7/4/2026).

Penindakan bermula dari pengawasan rutin terhadap penumpang dan kendaraan yang akan berangkat menggunakan KMP Lome tujuan Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton. Sekitar pukul 12.45 WIB, petugas memeriksa kendaraan yang akan naik kapal dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00 WIB.

Saat pemeriksaan, petugas mencurigai sebuah truk pick-up yang tampak kosong. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan mendalam dengan disaksikan pengemudi.

Petugas menemukan kompartemen tersembunyi pada dinding bak kendaraan. Di dalamnya, petugas mendapati ratusan handphone berbagai merek tanpa dokumen kepabeanan.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar-Li Claudia, Pembangunan Batam Bergerak Cepat di Sektor Ekonomi hingga Sosial

Petugas segera menegah dan menyegel satu unit truk pick-up beserta muatannya. Selanjutnya, petugas membawa barang tersebut ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk pemeriksaan lanjutan. Unit K-9 Bea Cukai Batam juga memeriksa kendaraan dan tidak menemukan indikasi narkotika, psikotropika, maupun prekursor.

Hasil pencacahan menunjukkan total 337 unit handphone, terdiri dari 167 unit iPhone 14 128GB, 100 unit iPhone 15 128GB, 20 unit iPhone 17 Pro Max 512GB, dan 50 unit Samsung Galaxy A57 5G 256GB. Nilai barang diperkirakan mencapai Rp3,76 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp414 juta.

Baca Juga :  Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Pelaku diduga melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan, terutama di jalur penyeberangan. Ia menyebut penggunaan kompartemen tersembunyi menunjukkan upaya sistematis untuk menghindari pengawasan.

Bea Cukai Batam juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk membawa atau memperdagangkan barang tanpa dokumen kepabeanan.

Editor: Bibah

Berita Terkait

ARTOTEL Batam Gelar Dua Pameran Seni, Angkat Isu Alam, Teknologi, dan Persepsi Manusia
BP Batam Apresiasi 19 Kategori Investor, Realisasi Investasi Tembus Rp59,73 Triliun
Amsakar: Pendidikan Harus Berorientasi Global, Batam Siapkan Generasi Berdaya Saing
Amsakar Tekankan Sinergi DPRD dan Pemko Batam untuk Percepat Pembangunan
Firmansyah Ajak Mubaligh Tangkal Hoaks dan Jaga Persatuan
Warga Galang Minta Pemerintah Perluas Jaringan Air Bersih dan Benahi Jalan
Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 05:45

ARTOTEL Batam Gelar Dua Pameran Seni, Angkat Isu Alam, Teknologi, dan Persepsi Manusia

Minggu, 1 November 2026 - 04:34

BP Batam Apresiasi 19 Kategori Investor, Realisasi Investasi Tembus Rp59,73 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:58

Amsakar: Pendidikan Harus Berorientasi Global, Batam Siapkan Generasi Berdaya Saing

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:50

Amsakar Tekankan Sinergi DPRD dan Pemko Batam untuk Percepat Pembangunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:46

Firmansyah Ajak Mubaligh Tangkal Hoaks dan Jaga Persatuan

Berita Terbaru