Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Provinsi Riau meninjau sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, yakni SPBU Harapan Raya dan SPBU Nangka.
Peninjauan ini melibatkan Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau Abdullah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Dinas ESDM, serta Hiswana Migas Provinsi Riau.
Tim memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di tengah meningkatnya потребuhan energi masyarakat. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, Pertamina dan Pemprov Riau menambah stok hingga 20 persen di atas normal.
Pertamina juga menambah armada mobil tangki dan mempercepat pengiriman BBM ke SPBU, bahkan lebih awal dari jadwal. Sejumlah SPBU kini beroperasi 24 jam guna memperlancar penyaluran.
Abdullah menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga distribusi energi. Ia memastikan pemerintah dan Pertamina terus memantau penyaluran BBM agar tetap tepat sasaran.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan Pertamina berkomitmen menjaga pasokan energi dan mempercepat distribusi.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan membeli BBM secara bijak agar distribusi merata,” ujarnya.
Ketua DPC Hiswana Migas Riau, Tuah Laksamana Negara, menambahkan pihaknya mendukung optimalisasi operasional SPBU, termasuk layanan 24 jam di sejumlah titik.
Ia juga meminta seluruh SPBU menjaga pelayanan dan mematuhi aturan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Pemerintah Provinsi Riau bersama Pertamina dan aparat penegak hukum akan terus memantau distribusi BBM secara intensif. Sinergi ini diharapkan menjaga pasokan energi tetap aman dan mendukung aktivitas masyarakat.
Editor: Difky






