Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Kos Lubuk Baja

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas didampingi Kasihumas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa, saat rilis di Polsek Lubuk Baja, Rabu (31/12/2025). Foto: Istimewa

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas didampingi Kasihumas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa, saat rilis di Polsek Lubuk Baja, Rabu (31/12/2025). Foto: Istimewa

Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap MTA (19) setelah dia diduga membunuh BY (21), karyawan swasta, di rumah kos Blok VI, Jalan Dahlia, Batu Selicin.

Hal ini disampaikan Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas didampingi Kasihumas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa, Rabu (31/12/2025).

Kasus ini muncul ketika teman-teman BY curiga karena korban tidak memberi kabar sejak 16 Desember. Pada 18 Desember, saksi CP (26) dan MP mendobrak pintu kamar yang terkunci. Mereka menemukan kawat hanger biru, mencium bau menyengat, dan melihat bercak darah mengering di atas bedcover. Saksi langsung meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

Baca Juga :  AUMX 2025 Resmi Digelar di Batam, Perkuat Stabilitas Maritim

Polisi Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dan Tim Inafis Polresta Barelang segera mendatangi lokasi. Mereka mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan menemukan tanda-tanda kekerasan yang menewaskan BY.

Berdasarkan penyelidikan, polisi mengejar dan menangkap MTA di kawasan Nagoya, Lubuk Baja. Tersangka mengakui perbuatannya kepada penyidik.

Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan BY meninggal akibat kekerasan tumpul pada leher dan kepala. Kekerasan itu menyebabkan patah tulang lidah, patah tengkorak, dan perdarahan otak. Polisi menegaskan MTA sengaja membunuh korban.

Baca Juga :  Speedboat Tenggelam Diterjang Cuaca Buruk, TNI AL Selamatkan Pemancing di Perairan Karimun

Polisi kini menahan MTA dan menyita barang bukti untuk proses penyidikan. Mereka menjerat tersangka dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal mati, seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Polsek Lubuk Baja mengimbau warga Batam untuk tetap waspada, menjaga lingkungan, dan melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama menjelang Tahun Baru. Polisi menekankan bahwa kerja sama aktif warga dan kepolisian penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban

 

Editor: Diki

 

Berita Terkait

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:18

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42

Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:11

120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Berita Terbaru