PPN dan PPnBM Naik 40,2 Persen, Menkeu Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Kuat

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBNKiTA edisi April 2026 di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: Istimewa

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBNKiTA edisi April 2026 di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: Istimewa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan daya beli masyarakat hingga akhir April 2026 masih terjaga. Hal itu terlihat dari kenaikan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 40,2 persen atau mencapai Rp221,2 triliun.

Purbaya menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers APBNKiTA edisi April 2026 di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

“Peningkatan PPN dan PPnBM mencerminkan masyarakat masih memiliki daya beli,” kata Purbaya.

Ia menilai kenaikan penerimaan pajak tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional tetap tinggi. Menurutnya, kondisi itu sekaligus membantah anggapan bahwa ekonomi Indonesia melambat.

Purbaya juga mengungkapkan penjualan mobil dan motor melonjak setelah aktivitas masyarakat kembali normal usai libur Lebaran.

Baca Juga :  Prabowo dan PM Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Baru RI–Inggris

Penjualan sepeda motor pada April 2026 tumbuh 28,1 persen secara tahunan (yoy), setelah pada Maret 2026 sempat terkontraksi 17,1 persen. Sementara itu, penjualan mobil naik 55 persen (yoy) dibandingkan Maret 2026 yang mengalami kontraksi 13,8 persen.

Selain itu, Purbaya menyebut kondisi APBN hingga April 2026 tetap solid. Penerimaan pajak tercatat tumbuh 16,1 persen, sedangkan belanja negara meningkat 34,3 persen.

“Defisit APBN tetap terkendali dan terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Purbaya merinci pendapatan negara hingga April 2026 mencapai Rp918,4 triliun, sementara belanja negara sebesar Rp1.082,8 triliun. Dengan demikian, defisit APBN tercatat Rp164,4 triliun atau 0,64 persen terhadap PDB.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan defisit Maret 2026 yang mencapai 0,93 persen.

Baca Juga :  RSBP Batam Gencarkan Gotong Royong, Kebersihan Jadi Prioritas Layanan

Menurut Purbaya, penerimaan pajak terus tumbuh seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan membaiknya implementasi sistem coretax. Mayoritas jenis pajak utama juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, mencerminkan penghasilan dan konsumsi masyarakat yang tetap terjaga.

Sementara itu, penerimaan cukai meningkat karena produksi rokok pada triwulan I-2026 naik menjadi Rp74,8 triliun atau tumbuh 2,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp73,2 triliun.

Penerimaan bea masuk juga masih tumbuh, didorong impor LPG dan kebutuhan proyek. Adapun bea keluar mulai membaik meski masih terkontraksi, seiring penguatan harga CPO pada Maret dan April 2026. Sumber Info Publik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru