Prabowo Tegaskan Pancasila Jadi Fondasi Transformasi Ekonomi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila harus menjadi landasan utama pembangunan ekonomi nasional agar kekayaan Indonesia memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, Prabowo mengajak seluruh bangsa mengingat kembali gagasan besar yang disampaikan Soekarno pada 1 Juni 1945. Menurutnya, Pancasila lahir dari sejarah, budaya, pengalaman, dan cita-cita bangsa serta menjadi perekat keberagaman Indonesia.

Karena itu, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia”, dinilai sangat relevan di tengah meningkatnya ketidakpastian global, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan tekanan ekonomi dunia.

Baca Juga :  Percepat Pemulihan, Menkeu Minta Pemda di Aceh Belanjakan Anggaran

Prabowo menegaskan Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau slogan seremonial. Sebaliknya, nilai-nilainya harus menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan arah pembangunan ekonomi nasional.

Prabowo menilai tantangan terbesar saat ini adalah memastikan hasil pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Meski ekonomi Indonesia terus tumbuh, ia menekankan pentingnya pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh rakyat.

Presiden juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Indonesia di sektor pertambangan, perkebunan, energi, dan pertanian. Namun, selama ini sebagian besar nilai tambah kekayaan tersebut belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

Baca Juga :  Kemenko Kumham Imipas Pastikan Layanan Publik Selama Libur Idulfitri Berjalan Optimal

“Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Namun terlalu lama rakyat hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,” tegasnya.

Untuk itu, Prabowo menegaskan komitmennya menjalankan transformasi ekonomi nasional yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Transformasi tersebut diarahkan untuk membangun sistem ekonomi yang lebih adil, berdaulat, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Saya yakin tugas sejarah kita saat ini adalah melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,” pungkasnya. Sumber Infopublik

Editor: Difky

Berita Terkait

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
442 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:55 WIB

Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas

Berita Terbaru