Evaluasi Kinerja 2025, Presiden Soroti Tantangan Bangsa dan Kemandirian Pangan

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Youtube Setpres. Istimewa

Tangkapan Layar Youtube Setpres. Istimewa

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para menteri, pejabat tinggi negara, TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam taklimat awal tahun 2026 di Padepokan Garuda Yaksa, Kota Bogor, Selasa (6/1/2026). Forum ini menilai kinerja pemerintah sepanjang 2025 dan menetapkan arah strategis untuk 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menggunakan momen ini untuk merefleksikan capaian tahun lalu dan menyusun langkah konkret. Ia menekankan bahwa pemerintah harus memahami kondisi bangsa di tengah dinamika global dan bencana alam yang menimpa beberapa provinsi.

“Kita menghadapi banyak tantangan. Bencana di Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur mengingatkan kita agar selalu siaga dan tangguh,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Mendagri Tugaskan Praja IPDN Bantu Pulihkan Pemerintahan Aceh Tamiang

Presiden menekankan bahwa bencana dan ujian memperlihatkan ketahanan bangsa. “Negara kita menunjukkan kekuatan nyata yang bisa diukur, dilihat, dan dirasakan,” tegasnya.

Dalam forum itu, Presiden mengapresiasi kerja keras seluruh kementerian, lembaga, TNI, Polri, dan Kejaksaan. Menurutnya, pencapaian nasional terjadi karena para pemimpin berani mengambil keputusan dan bertindak untuk rakyat. “Pemimpin sejati tidak menunggu petunjuk, tapi memahami arah besar dan berani bertindak demi kebaikan rakyat,” tambah Presiden.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan melanjutkan strategi transformasi bangsa berbasis kemandirian, yang dirancang secara matang dan terukur. Fokus utamanya adalah mencapai swasembada pangan, meliputi beras, jagung, singkong, dan sumber protein lain.

Baca Juga :  Penyiapan Hunian Danantara, TelkomGroup Sediakan Akses Telekomunikasi dan WiFi Gratis

” Swasembada bukan hanya soal beras. Kita juga harus mandiri dalam jagung, singkong, dan protein. Pangan menjadi pondasi kemandirian nasional,” ujar Presiden.

Dengan arah kebijakan yang jelas dan keberanian bertindak, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan mendorong Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri, dan berdaya saing tinggi di kancah global. Sumber InfoPublik

Editor: Diki

 

Berita Terkait

MA Ambil Sumpah Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK
Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Platform, Tegaskan Penegakan Hukum PP Tunas
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Jalur Wisata Bopunjur Aman
Kemenko Kumham Imipas Pastikan Layanan Publik Selama Libur Idulfitri Berjalan Optimal
VIDA Dukung Pelaporan SPT Coretax dengan Tanda Tangan Elektronik
Pantau Pengamanan, Kapolri Pastikan Idulfitri 2026 Aman dan Kondusif
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Kepri Aman Saat Ramadan–Idulfitri
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:45 WIB

MA Ambil Sumpah Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:18 WIB

Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Platform, Tegaskan Penegakan Hukum PP Tunas

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:27 WIB

OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:28 WIB

BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Jalur Wisata Bopunjur Aman

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kemenko Kumham Imipas Pastikan Layanan Publik Selama Libur Idulfitri Berjalan Optimal

Berita Terbaru

Kepala Diskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan

Pemerintahan

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berdialog dengan pengurus Kadin Kepri periode 2026–2030 di Pulau Penyengat, Sabtu (28/3/2026). Pertemuan ini seabagai ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai potensi pengembangan daerah. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Ansar dan Kadin Kepri, Bahas Potensi Pengembangan Pulau Penyengat

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:30 WIB