Ratusan Kasep Nobar Film Teman Tegar “Maira – Whisper from Papua” di Batam

Senin, 12 Januari 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan kepala sekolah SD dan SMP menghadiri nonton bareng film Teman Tegar “Maira – Whisper from Papua” di Cinepolis Mal Botania 2 Batam, Senin (12/1/2026). Foto: Istimewa

Ratusan kepala sekolah SD dan SMP menghadiri nonton bareng film Teman Tegar “Maira – Whisper from Papua” di Cinepolis Mal Botania 2 Batam, Senin (12/1/2026). Foto: Istimewa

Ratusan kepala sekolah SD dan SMP menghadiri nonton bareng film Teman Tegar “Maira – Whisper from Papua” di Cinepolis Mal Botania 2 Batam, Senin (12/1/2026). Sebanyak 166 kepala sekolah negeri dan swasta hadir bersama perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batam, AJI Batam, dan LsBH Masyarakat Kepulauan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata menyampaikan apresiasi atas pemutaran film edukatif ini. Ia mendorong kepala sekolah menyebarkan nilai persahabatan, pelestarian hutan adat, dan kepedulian lingkungan kepada siswa serta mengajak sekolah menggelar nonton bersama secara langsung.

Baca Juga :  Pemko Batam Salurkan 66 Hewan Kurban hingga Hinterland

Selain itu, Ardiwinata menegaskan bahwa film menjadi salah satu subsektor penting dalam pariwisata. Ia menilai film bertema pendidikan seperti Maira mampu menguatkan sektor pendidikan sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah.

Sementara itu, Kepala Seksi Kepegawaian Disdik Batam Hengki Fitri Yanto menyatakan sekolah dapat memanfaatkan film ini sebagai bahan ajar pendidikan karakter. Ia menilai cerita film mendorong anak memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

Selanjutnya, film ini mengangkat kisah Maira, gadis 12 tahun dari pedalaman Papua yang hidup berdampingan dengan hutan. Pertemuannya dengan Tegar, bocah penyandang disabilitas dari kota, membangun cerita tentang keberanian, empati, dan masa depan alam.

Baca Juga :  Lelang Tiga Sekolah Rakyat di Kepri Dimulai, Pembangunan Ditargetkan 2027

Lebih lanjut, sutradara Anggi Frisca menyederhanakan isu krisis iklim melalui sudut pandang anak-anak. Ia menegaskan film ini tidak hanya berbicara soal hutan, tetapi juga tentang cara manusia memandang kehidupan.

Sebagai penutup, produser Chandra Sembiring menegaskan film sebagai alat kampanye yang efektif dan berdaya ingat panjang. Ia menekankan film ini menggerakkan empati, menguatkan suara anak dan masyarakat adat, serta menumbuhkan kesadaran menghadapi krisis iklim.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Pemprov Kepri Matangkan Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Selvi Ananda Dijadwalkan Hadir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:05 WIB

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru