Batam, metroposid.com: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), melalui telepon atau WhatsAap.
“Jika ada telepon atau WhatsAap yang mengatasnamakan Disdukcapil Kota Batam, terkait aktivasi IKD, tolong diabaikan,” tegas Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, Minggu (7/12/2025).
Masih katanya, karena aktivasi IKD tidak pernah memerlukan verifikasi data melaluo telepon maupun WhatsAap. Meskipun, saat ini pihaknya tengah mendorong masyarakat untuk beralih dengan IKD. Layanan ini sebagai langkah untuk naik kelas dalam layanan administrasi kependudukan.
“Jadi dengan IKD, warga tak lagi perlu membawa KTP fisik karena identitas sudah tersimpan dalam ponsel. Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD. Ini penting karena lebih menjaga kerahasiaan data kependudukan setiap warga,” kata Adisthy.
Menurutnya, IKD menawarkan kemudahan mobilitas. Warga tak perlu panik bila lupa membawa KTP fisik karena seluruh data bisa diakses langsung dari smartphone.
“IKD ini memudahkan. Tidak perlu lagi membawa fisik. Tinggal tunjukkan HP, semua bisa,” jelas dia.
Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu aturan teknis dari Kemendagri dan pembahasan Pansus Perda sebelum ekosistem digital ini berjalan sempurna. Meski praktis, tingkat adopsi IKD di Batam masih rendah. Sri menyebut angkanya baru berada di kisaran 5 hingga 7 persen.
Dengan melihat angka tersebut, Disdukcapil Batam terus mendorong warga untuk tidak ragu beralih ke layanan digital.
“Kami mengimbau seluruh warga Batam, untuk beralih ke zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga,” pesan Adisthy.
Editor: Yuli






