Wamen UMKM Tinjau Tanjung Pantun Jodoh, Tegaskan Revitalisasi Bukan Penggusuran

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, saat meninjau kawasan Tanjung Pantun, Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (9/1/2025). Istimewa

Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, saat meninjau kawasan Tanjung Pantun, Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (9/1/2025). Istimewa

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, siap berkolaborasi melalui pembinaan, pendampingan, hingga membuka akses pembiayaan dan pasar bagi pelaku usaha mikro.

Ketegasan ini disampaikan, Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, saat meninjau kawasan Tanjung Pantun, Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (9/1/2025).

“Tentunya kami sangat mendukung upaya ini. Ada misi besar menjadikan Batam sebagai pusat investasi nasional dan kota wisata belanja, sekaligus tetap melestarikan budaya dan sejarahnya. Kawasan Jodoh ini menjadi salah satu spot penting,” kata Helvi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rencana penataan kawasan sekaligus penguatan peran UMKM di Batam. Helvi melihat langsung konsep besar menjadikan Batam sebagai pusat perdagangan, investasi, dan wisata belanja.

Baca Juga :  Amsakar Jadi Narasumber Seskoau, Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Batam

Menurut Helvi, revitalisasi kawasan tidak boleh dimaknai sebagai penggusuran. Pedagang dan pelaku UMKM tetap beraktivitas di lokasi yang sama, namun dengan pengelolaan yang lebih tertata, bersih, dan menarik.

“Kami ingin meluruskan bahwa revitalisasi bukan penggusuran. Mereka tetap di sini, hanya ditata agar kawasan lebih nyaman dan mendukung aktivitas UMKM,” tegasnya.

Di sela kunjungan, Helvi berdialog langsung dengan warga dan pedagang setempat. Seorang warga yang telah menetap di Jodoh sejak 1986 menyampaikan harapannya agar penataan kawasan dilakukan secara adil dan melibatkan pedagang yang menggantungkan hidup di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar Dilepas

“Kami mendukung pemerintah, tapi tolong yang ditata benar-benar pedagang yang berkepentingan. Didata dengan jelas. Kami dengar kawasan lain juga akan ditata, alhamdulillah. Sekarang Jodoh ini sudah seperti kawasan terabaikan. Kalau bukan karena diskotik, mungkin sudah lama mati,” ujarnya.

Menangapi hal tersebut, Helvi mengingatkan agar penataan kawasan tetap memperhatikan nilai sejarah dan heritage Jodoh sebagai salah satu kawasan awal perkembangan Kota Batam.

“Ada bagian sejarah yang tidak boleh dihilangkan. Kita hanya memberi sentuhan agar rapi dan hidup kembali, dengan konsep kota belanja seperti Bandung, namun tetap berbasis pelestarian,” pesannya.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Mendagri: BPHTB 0 Persen untuk MBR Dongkrak Pembangunan Rumah dan Ekonomi Daerah
Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan
AMPP Vinnex Coatindo 2026 Jadi Ajang Uji Kompetensi Blasting dan Painting
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 01:18 WIB

BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:54 WIB

Mendagri: BPHTB 0 Persen untuk MBR Dongkrak Pembangunan Rumah dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru