TNI Percepat Pemulihan Lingkungan Perkantoran di Kuala Simpang

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemulihan lingkungan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dipercepat. Prajurit Yonif 115/Macan Leuser turun langsung membersihkan lumpur dan material sisa banjir di Kantor Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Kuala Simpang, Minggu (18/1/2026).

Banjir yang melanda wilayah tersebut meninggalkan endapan lumpur tebal di halaman kantor, akses keluar-masuk gedung, serta saluran drainase. Kondisi itu berpotensi memicu genangan susulan dan mengganggu pelayanan publik jika tidak segera ditangani.

Merespons situasi tersebut, prajurit Yonif 115/Macan Leuser bergotong royong melakukan pembersihan dengan peralatan sederhana. Mereka mengangkat lumpur dan sampah, sekaligus menormalkan saluran air agar aliran kembali lancar dan lingkungan perkantoran aman digunakan.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Mulai Bangun Tugu Bahasa di Pulau Penyengat

Komandan Yonif 115/Macan Leuser Letkol Inf Adi Nofriadi Nata menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen TNI membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami memastikan fasilitas umum kembali berfungsi normal agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan prajurit dalam aksi sosial dan kemanusiaan menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana. “Gotong royong menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Kembalikan Rp10,6 T TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Warga setempat mengapresiasi kehadiran prajurit Yonif 115/Macan Leuser. Mereka menilai pembersihan lumpur tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga membangkitkan semangat dan mendorong partisipasi warga menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, terutama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi pada musim hujan, agar dampak bencana dapat ditekan dan aktivitas masyarakat Aceh Tamiang segera kembali normal. Sumber InfoPublik

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemprov Kepri Tuntaskan Kanal Banjir Purwodadi, Targetkan Kawasan Bebas Genangan
Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pemprov Kepri Tuntaskan Kanal Banjir Purwodadi, Targetkan Kawasan Bebas Genangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru