Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Foto: Istimewa

Dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Foto: Istimewa

Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk./SRAJ) mempercepat kolaborasi klinis lintas negara dengan Apollo Hospitals India. Kedua pihak menargetkan implementasi layanan kesehatan berstandar internasional melalui pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.

Manajemen Apollo Hospitals India mengunjungi Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026. Kunjungan ini menegaskan kesiapan operasional dan komitmen investasi jangka panjang, dengan dukungan pemerintah Indonesia dan India.

Mayapada dan Apollo menjalin kemitraan sejak 2023. Keduanya memperkuat kerja sama lewat penandatanganan MoU di New Delhi pada awal 2025.

Mayapada dan Apollo langsung menjalankan program konkret. Kedua pihak menggelar Continuing Medical Education (CME), proctorship kasus kompleks, serta pelatihan intensif dokter dan perawat Mayapada Hospital di India. Langkah ini mempercepat transfer keahlian dan meningkatkan mutu layanan klinis.

Delegasi Apollo dan Mayapada bertemu BP Batam untuk membahas kesiapan MABIH di KEK Batam. Rombongan juga meninjau langsung lokasi pembangunan.

Baca Juga :  Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan MABIH akan memperkuat Batam sebagai destinasi investasi kesehatan, mendorong ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing regional.

Pada 8 Januari 2026, Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals menandatangani dua MoU di Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Kesepakatan mencakup layanan kesehatan preventif berbasis AI dan penguatan kompetensi perawat di layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis.

Di hari yang sama, Mayapada Healthcare menandatangani MoU dengan Kedutaan Besar India. Kesepakatan ini menetapkan Mayapada Hospital sebagai rumah sakit rujukan resmi Kedutaan Besar India di Indonesia.

Pada 9 Januari 2026, kedua pihak membahas pemanfaatan fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia. Penandatanganan MoU disaksikan Menteri Kesehatan RI dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Wakil Presiden RI.

Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menegaskan kolaborasi ini membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia. Ia menilai standar global Apollo Hospitals akan memperkuat Batam dan menekan ketergantungan pasien Indonesia pada layanan luar negeri.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menyatakan kolaborasi ini bersifat jangka panjang dan berkelanjutan. Mayapada menggabungkan infrastruktur dan SDM nasional dengan keunggulan global Apollo Hospitals.

Apollo Hospitals memimpin pengembangan MABIH dan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). MABIH akan menangani kanker, penyakit jantung, dan transplantasi organ dengan dukungan teknologi medis berbasis AI. Tower 3 MHJS akan memperkuat layanan Digital PET Scan, SPECT-CT, bedah robotik, dan pusat pengembangan dokter spesialis.

Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Kuningan resmi menjadi rumah sakit rujukan Kedutaan Besar India di Indonesia. Duta Besar India Sandeep Chakravorty menegaskan kesepakatan ini memperkuat kerja sama kesehatan Indonesia–India.

Editor: Rega

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif
Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis
RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan
Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda
Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam
BPJS Kesehatan Perkenalkan REHAB 2.0, Warga Batam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:16 WIB

Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:24 WIB

Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:33 WIB

RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda

Senin, 9 Februari 2026 - 19:57 WIB

Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

Berita Terbaru