Sampena HPN 2026, KJK Tanam 500 Ribu Mangrove di Teluk Bintan

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

menanam mangrove di Kampung Sungai Tiram, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2026). Foto: Istimewa

menanam mangrove di Kampung Sungai Tiram, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2026). Foto: Istimewa

Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan aksi nyata. Mereka turun langsung menanam mangrove di Kampung Sungai Tiram, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2026) pagi. Kegiatan ini menegaskan peran pers tidak hanya menyuarakan isu, tetapi juga menjaga lingkungan.

Ketua Umum KJK Ady Indra Pewenari memimpin langsung kegiatan penanaman. Ia menegaskan KJK sengaja mengisi HPN dengan aksi lapangan, bukan sekadar seremoni.

Ady menyebut pers memikul tanggung jawab moral untuk ikut menjaga alam dan keberlanjutan hidup masyarakat pesisir.

“Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tapi juga harus ikut menjaga lingkungan,” kata Ady.

Ady menjelaskan mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Mangrove juga menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen lebih efektif dibanding banyak jenis hutan tropis.

Sejak 2010, KJK bersama warga dan pegiat mangrove dari Jepang terus menanam dan merawat mangrove di kawasan Sungai Tiram. Hingga kini, mereka sudah menanam sekitar 500 ribu batang bakau di area kurang lebih 100 hektare.

Baca Juga :  HASTAG & Touring Religi HAI Chapter Batam Pererat Silaturahmi Komunitas di Tanjungpinang–Bintan

KJK tidak hanya menanam, tetapi juga merawat bibit hingga tumbuh mandiri. Mereka menggunakan bibit lokal agar tingkat hidup tanaman tinggi.

“Banyak daerah datang studi banding ke sini karena tingkat keberhasilannya tinggi,” ujar Ady.

Kepala BPDAS Haris Sofyan Hendriyanto hadir mewakili Menteri Kehutanan. Ia mengapresiasi konsistensi KJK menjalankan rehabilitasi mangrove.

Menurut Haris, mangrove menjadi benteng terakhir perlindungan pesisir dari abrasi dan bencana.

Ia memaparkan luas mangrove Kepri mencapai sekitar 66,9 ribu hektare. Dari jumlah itu, 61 ribu hektare masuk kategori lebat, 3 ribu hektare sedang, dan 2 ribu hektare jarang.

“Area kategori jarang harus kita rehabilitasi. Kami juga sudah rehabilitasi 3,6 hektare pada 2020,” tegasnya.

Baca Juga :  Batam Bersepeda Sempena Hari Jadi Batam ke-196

Haris menekankan kunci keberhasilan ada pada perawatan, bukan sekadar penanaman.

BPDAS bersama pemerintah daerah dan pegiat lingkungan telah membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah. Forum ini mengoordinasikan perlindungan dan rehabilitasi mangrove secara kolaboratif.

Haris juga mendorong pengembangan wisata tanam mangrove. Sejumlah agen travel sudah menawarkan paket wisata penanaman kepada turis.

“Wisatawan Kepri mencapai sekitar 1,5 juta orang. Ini peluang menjaga ekosistem sekaligus menambah pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Pencinta mangrove asal Jepang, Nawto Akune, ikut terlibat langsung di lokasi. Ia menilai mangrove membantu menciptakan udara bersih dan lingkungan sehat.

Ia mendorong penanaman mangrove dilakukan dalam skala lebih luas agar manfaatnya terasa bagi generasi mendatang.

“Kita tanam sekarang, anak cucu yang merasakan hasilnya,” katanya.

Kegiatan ini melibatkan unsur BPDAS, Pemkab Bintan, pemerintah desa, kepolisian, pengurus KJK, perusahaan, dan berbagai lembaga pendukung.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Raya Id 1447 H
Pemprov Kepri dan BPOM RI Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat Tertentu
Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Bangun Desa Bersama Kejati dan Abpednas
Dubas Batam Juara Pildubas Kepri 2026, Siap Wakili Kepri ke Nasional
Pemprov Kepri Gaungkan Kebangkitan Nasional di Era Digital
Pemprov Kepri Matangkan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
Nyanyang Dorong Program Koperasi Merah Putih Menjangkau Wilayah Kepulauan Kepri
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:12 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Raya Id 1447 H

Senin, 25 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pemprov Kepri dan BPOM RI Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat Tertentu

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:11 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Bangun Desa Bersama Kejati dan Abpednas

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Dubas Batam Juara Pildubas Kepri 2026, Siap Wakili Kepri ke Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:47 WIB

Pemprov Kepri Gaungkan Kebangkitan Nasional di Era Digital

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB