RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka tentang Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Kamis (12/2/2026). Foto: Istimewa

Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka tentang Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Kamis (12/2/2026). Foto: Istimewa

Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka tentang Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Kamis (12/2/2026). Manajemen menghadirkan kegiatan ini untuk memperkuat literasi kesehatan jantung di tengah masyarakat.

Pasien dan keluarga memadati ruang tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam. Mereka mengikuti paparan materi sekaligus berdiskusi langsung dengan tim dokter.

 

Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam, dr. Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, memimpin langsung sesi edukasi. Ia menjelaskan pentingnya deteksi dini, ketepatan pengobatan, serta keterlibatan keluarga dalam setiap tahap penanganan PJB.

Menurutnya, tenaga medis tidak bisa bekerja sendiri. Keluarga harus memahami gejala, proses tindakan, hingga pola hidup pascapenanganan.

Baca Juga :  Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

“Edukasi ini memperkuat keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam sekaligus mendorong masyarakat lebih waspada dan segera berkonsultasi,” tegasnya.

Peserta pun aktif mengajukan pertanyaan. Mereka menggali informasi seputar prosedur medis, risiko tindakan, hingga pola hidup sehat yang harus dijalani pasien.

 

Di kesempatan terpisah, Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad, menegaskan bahwa edukasi publik melengkapi upaya deteksi dini dan pelayanan medis. Ia menilai pemahaman yang kuat di tingkat keluarga akan mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Baca Juga :  Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam

Sejalan dengan itu, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, memastikan edukasi ini menjadi bagian dari rangkaian layanan jantung pada awal 2026.

“Sesuai arahan pimpinan BP Batam, kami terus memperkuat layanan kuratif, edukatif, dan preventif secara seimbang,” ujarnya.

Ia menambahkan, manajemen RSBP Batam terus mengintegrasikan nilai PRIMA Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat dalam setiap pelayanan. Melalui pendekatan tersebut, rumah sakit menempatkan keselamatan pasien dan manfaat sosial sebagai prioritas utama.

Editor: Rega

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126
Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia
RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost
KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri
RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan
Amsakar Dorong Kesadaran Kesehatan, Kampanye Lintas Program Batam 2026 Resmi Dibuka
Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif
Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:27

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:07

Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:06

RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:27

KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:55

RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06