Samsung Electronics Indonesia mengumumkan Tim Labmino sebagai peraih predikat Global Ambassador dalam program Samsung Solve for Tomorrow. Penetapan ini menandai pencapaian penting karena Indonesia baru pertama kali menempatkan wakil di level global program tersebut.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan pengakuan dunia terhadap inovasi anak muda Indonesia yang mengangkat masalah nyata dan mengubahnya menjadi solusi teknologi yang inklusif serta berkelanjutan.
Tim Labmino mengembangkan RunSight, perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari secara mandiri dan aman. Solusi ini membuka akses olahraga yang lebih setara melalui pemanfaatan teknologi terapan.
Inovasi tersebut menonjol karena memadukan empati sosial dengan rekayasa teknologi yang fungsional dan mudah digunakan.
Sejak tahap awal program, tim menjalani proses seleksi, pengujian ide, dan pengembangan solusi secara intensif. Mereka memvalidasi konsep, menyempurnakan desain, dan membuktikan dampak produknya bagi pengguna.
Tim juga merancang perangkat yang nyaman, hemat energi, dan berbiaya rendah. Mereka mengoptimalkan sistem AI agar tetap ringan dan efisien tanpa menurunkan akurasi, performa, dan aspek keselamatan saat digunakan untuk berlari.
Program ini menjadi ruang belajar kolaboratif yang membentuk pola pikir kritis dan kepemimpinan inovator muda.
Perwakilan Tim Labmino, Anthony Edbert Feriyanto, menyebut keikutsertaan mereka dalam program ini mengubah cara pandang tim terhadap potensi diri dan dampak inovasi.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar kemenangan kompetisi, tetapi bukti bahwa ide yang lahir dari kepedulian dapat berkembang menjadi solusi nyata. Ia berharap keberhasilan tim memicu lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani berinovasi dengan empati.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Fauzan, menegaskan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi fondasi penting transformasi bangsa.
Ia menilai keberhasilan Tim Labmino di forum global mencerminkan besarnya potensi generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan nyata menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah juga mengapresiasi program Solve for Tomorrow yang memperkuat ekosistem inovasi dan pendidikan teknologi.
Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, Bagus Erlangga, menyatakan pencapaian Tim Labmino menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Ia menekankan bahwa AI yang bermakna adalah teknologi yang memberdayakan manusia.
Menurutnya, perjalanan tim menjadi contoh kuat bagaimana empati dan teknologi dapat melahirkan inovasi berdampak global.
Samsung menegaskan akan terus mendukung generasi muda Indonesia menjadi pencipta solusi, memperkuat kepemimpinan, dan mendorong inovasi teknologi yang memberi manfaat sosial luas.






