Ramadan Fair Kepri 2026: Ansar Dorong UMKM dan Ekonomi Syariah Bangkit

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Pj Sekdaprov Luki Zaiman Prawira dan Ketua LAM Kepri Dato' Setia Utama Raja Al Hafiz, memimpin rapat finalisasi penyelenggaraan KURMA 2026 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat (20/2/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Pj Sekdaprov Luki Zaiman Prawira dan Ketua LAM Kepri Dato' Setia Utama Raja Al Hafiz, memimpin rapat finalisasi penyelenggaraan KURMA 2026 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat (20/2/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) sebagai motor penggerak ekonomi umat dan penguat UMKM berbasis syariah.

“KURMA harus benar-benar menggerakkan ekonomi rakyat,” tegas Ansar saat memimpin rapat persiapan KURMA 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (20/2/2026).

Ansar menargetkan 500 UMKM merasakan langsung perputaran ekonomi selama Ramadan. Ia juga memastikan masyarakat bisa mengakses berbagai layanan publik dalam satu kawasan yang tertata dan nyaman.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Batam ke-196

KURMA 2026 dirancang sebagai event terpadu. Panitia menggabungkan bazar UMKM, layanan publik, edukasi ekonomi syariah, promosi pariwisata, dan kegiatan religi dalam satu ekosistem Ramadan.

Masyarakat dapat mengurus HKI, kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan BPOM, pajak kendaraan, keimigrasian, konsultasi haji, zakat, hingga sertifikasi halal di lokasi acara.

Di sektor keuangan, panitia menggandeng Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan bersama sejumlah bank nasional dan daerah untuk memperkuat literasi dan layanan perbankan syariah.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Hibahkan 12,5 Hektare Lahan untuk UMRAH

Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan juga menggelar pasar murah guna menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan. Rangkaian acara turut dimeriahkan lomba religi dan pertunjukan seni budaya Melayu, dengan penutupan pada 8 Maret 2026 di Tanjungpinang.

“Kami ingin Ramadan memberi dampak spiritual sekaligus ekonomi bagi masyarakat,” tutup Ansar.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Inflasi Kepri Naik 3,92 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama
Wagub Kepri Tegaskan Pancasila Perekat Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
MPP Karimun Resmi Beroperasi, Permudah Akses Layanan Publik Terintegrasi
Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri
Wagub Nyanyang Salat Iduladha Bersama Masyarakat Lingga, Ajak Perkuat Nilai Pengorbanan dan Solidaritas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:53 WIB

Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas

Senin, 8 Juni 2026 - 21:31 WIB

Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran

Senin, 8 Juni 2026 - 00:15 WIB

Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:14 WIB

Inflasi Kepri Naik 3,92 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:04 WIB

Wagub Kepri Tegaskan Pancasila Perekat Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Berita Terbaru