Jumlah Investor Pasar Modal di Kepri Tembus 483 Ribu

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya saat media gathering dan buka puasa bersama awak media di Kantor OJK Kepri, Selasa (3/3/2026). Metroposid

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya saat media gathering dan buka puasa bersama awak media di Kantor OJK Kepri, Selasa (3/3/2026). Metroposid

Penetrasi pasar modal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus meningkat. Hingga Desember 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) di Kepri mencapai 483.909 investor atau tumbuh 38,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, menyebut lonjakan tersebut menunjukkan meningkatnya minat sekaligus literasi masyarakat terhadap investasi pasar modal.

“Jumlah investor saham di Kepulauan Riau terus bertambah setiap tahun. Per Desember 2025, total SID telah menembus 483.909 orang. Capaian ini menunjukkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat terhadap pasar modal semakin kuat,” kata Sinar saat media gathering dan buka puasa bersama awak media di Kantor OJK Kepri, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga :  IPM Kepri Tembus 80,53, Peringkat Tiga Nasional; Pengangguran Turun ke 6,45 Persen

Data OJK menunjukkan jumlah investor di Kepri terus tumbuh dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, tercatat 308.557 investor. Angka itu naik menjadi 349.666 investor pada 2024, lalu melonjak menjadi 483.909 investor pada 2025.

Dari sisi wilayah, Kota Batam mendominasi jumlah investor pasar modal di Kepri dengan 334.801 SID. Angka ini jauh melampaui daerah lainnya.

Sementara itu, jumlah investor di Kota Tanjungpinang tercatat 60.995 orang, Kabupaten Karimun 39.248 orang, Kabupaten Bintan 25.151 orang, Kabupaten Natuna 9.802 orang, Kabupaten Lingga 8.968 orang, dan Kabupaten Kepulauan Anambas 4.944 orang.

Sinar menilai dominasi Batam tidak lepas dari posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan industri di Kepri yang mendorong masyarakat lebih aktif berinvestasi.

Baca Juga :  Kelulusan Siswa Kepri 99,94 Persen, 19 Orang Tidak Lulus

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk, sekitar satu dari lima warga Kepri pada 2025 tercatat telah bertransaksi di pasar modal. Rasio ini menjadi indikator positif meningkatnya inklusi keuangan di daerah.

Ke depan, OJK Kepri akan terus memperkuat edukasi dan literasi keuangan untuk mendorong pertumbuhan investor yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami akan terus memperluas program edukasi, termasuk menyasar generasi muda dan pelaku UMKM. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi investor, tetapi juga memahami risiko serta karakteristik produk pasar modal,” tutup Sinar.

Editor: Bibah

Berita Terkait

ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Kuliner Malam
Pertamina Gembleng UMKM Binaan, Siapkan Produk Lokal Tembus Pasar Global
ETF Emas Segera Meluncur, BEI Siapkan Instrumen Investasi Berbasis Emas
J&T Express Perluas Layanan Internasional ke 60 Negara, Dukung UMKM Tembus Pasar Global
Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Perkuat Destinasi Kuliner di Batam
Bank Danus Raih Bintang 5, Winoto Masuk Top 10 CEO BPR 2026
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen
Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:16 WIB

ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Kuliner Malam

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:23 WIB

Pertamina Gembleng UMKM Binaan, Siapkan Produk Lokal Tembus Pasar Global

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:33 WIB

ETF Emas Segera Meluncur, BEI Siapkan Instrumen Investasi Berbasis Emas

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:46 WIB

J&T Express Perluas Layanan Internasional ke 60 Negara, Dukung UMKM Tembus Pasar Global

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:56 WIB

Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Perkuat Destinasi Kuliner di Batam

Berita Terbaru

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Forto: Metroposid.com

Batam

Amsakar Tegaskan RT/RW Tidak Bertugas Menagih Pajak

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:37 WIB