KKJ Kepri Terbentuk: Wadah Perlindungan Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komite Keselamatan Jurnalis Kepulauan Riau (KKJ Kepri) di bentuk, Minggu (8/3/2026). Foto: Istomewa

Komite Keselamatan Jurnalis Kepulauan Riau (KKJ Kepri) di bentuk, Minggu (8/3/2026). Foto: Istomewa

Sejumlah organisasi profesi jurnalis, organisasi pengusaha media, dan jaringan masyarakat sipil membentuk Komite Keselamatan Jurnalis Kepulauan Riau (KKJ Kepri), Minggu (8/3/2026).

Inisiator pembentukan komite ini antara lain Aliansi Jurnalis Independen Batam dan Tanjungpinang, Persatuan Wartawan Indonesia Kepri dan Batam, Persatuan Pewarta Foto Indonesia Kepri, serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kepri. Komite ini juga melibatkan organisasi pengusaha media, yakni Asosiasi Media Siber Indonesia Kepri dan Jaringan Media Siber Indonesia Kepri, serta jaringan masyarakat sipil Lembaga Studi Bantuan Hukum Masyarakat Kepulauan.

KKJ Kepri diharapkan menjadi wadah perlindungan bagi jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik di Provinsi Kepulauan Riau. Pembentukannya merupakan kerja sama Yayasan Tifa dan AJI Indonesia. Dengan deklarasi ini, Kepulauan Riau menjadi provinsi ke-12 yang memiliki Komite Keselamatan Jurnalis.

Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga Pertamax di FTZ Batam, BBM Subsidi Tetap

Sebelum deklarasi, para jurnalis mengikuti pelatihan keamanan holistik dan advokasi selama dua hari, 7–8 Maret 2026, di Batam. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam aspek keamanan fisik, digital, dan psikososial.

Ketua Umum AJI Indonesia, Nani Afrida, mengatakan pembentukan KKJ Kepri merupakan langkah penting untuk memperluas jaringan perlindungan jurnalis.

“KKJ menjadi wadah bagi jurnalis untuk saling melindungi ketika terjadi intimidasi atau kekerasan di lapangan. Selama ini banyak kasus di wilayah kepulauan yang tidak terdeteksi,” ujarnya.

Baca Juga :  Bandara Hang Nadim Batam Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026

Koordinator KKJ Kepri terpilih, Muhamad Ishlahuddin, menambahkan komite ini akan menjadi garda depan dalam melakukan mitigasi dan advokasi jika jurnalis menghadapi intimidasi, pelarangan liputan, maupun kekerasan.

Sementara itu, Project Officer Program Jurnalisme Aman Yayasan Tifa, Arie Mega, menyebut pembentukan KKJ Kepri menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perlindungan jurnalis di Indonesia.

Menurutnya, ancaman terhadap jurnalis semakin kompleks, mulai dari kekerasan fisik, intimidasi, hingga serangan digital. Karena itu, mekanisme perlindungan jurnalis di tingkat daerah menjadi semakin penting.

Editor: Bibah

Berita Terkait

PLN Batam Jelaskan Mekanisme Kompensasi Gangguan Listrik 12 Oktober 2026
Amsakar Dorong Urban Farming, KWT Diminta Optimalkan Pekarangan untuk Kendalikan Inflasi
Amsakar Perintahkan Pemko dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran, Tuntaskan Tiga Masalah Warga
ARTOTEL Batam Gelar Dua Pameran Seni, Angkat Isu Alam, Teknologi, dan Persepsi Manusia
BP Batam Apresiasi 19 Kategori Investor, Realisasi Investasi Tembus Rp59,73 Triliun
Amsakar: Pendidikan Harus Berorientasi Global, Batam Siapkan Generasi Berdaya Saing
Amsakar Tekankan Sinergi DPRD dan Pemko Batam untuk Percepat Pembangunan
BBDC Batam Bidik Prestasi di Piala Raja Hamengku Buwono X 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:14

PLN Batam Jelaskan Mekanisme Kompensasi Gangguan Listrik 12 Oktober 2026

Selasa, 3 November 2026 - 00:44

Amsakar Dorong Urban Farming, KWT Diminta Optimalkan Pekarangan untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 2 November 2026 - 12:46

Amsakar Perintahkan Pemko dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran, Tuntaskan Tiga Masalah Warga

Minggu, 1 November 2026 - 05:45

ARTOTEL Batam Gelar Dua Pameran Seni, Angkat Isu Alam, Teknologi, dan Persepsi Manusia

Minggu, 1 November 2026 - 04:34

BP Batam Apresiasi 19 Kategori Investor, Realisasi Investasi Tembus Rp59,73 Triliun

Berita Terbaru