Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri 2026 di Pelataran Tugu Sirih, Tanjungpinang, Minggu (1/11/2026) sore. Sebanyak 2.034 atlet dari seluruh kabupaten/kota siap bersaing dalam 30 cabang olahraga (cabor).
Ansar membuka pesta olahraga terbesar tingkat provinsi itu dengan menyalakan kaldron utama obor Porprov. Sebelumnya, seluruh kontingen memeriahkan acara melalui pawai yang menampilkan perwakilan daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Ansar mengajak atlet, wasit, dan juri menjaga kejujuran serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Ia menegaskan, setiap peserta harus mengutamakan nilai-nilai olahraga, bukan sekadar mengejar kemenangan.
“Yang terpenting dalam sebuah pertandingan bukanlah menang atau kalah, tetapi lebih kepada nilai kejujuran dan sportivitas para atlet, juri, dan wasit dalam pertandingan,” tegas Ansar.
Ansar mendorong seluruh atlet memanfaatkan Porprov sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan prestasi. Menurutnya, kompetisi ini juga membuka peluang bagi Kepri untuk menemukan atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Ia menargetkan pembinaan melalui Porprov dapat melahirkan atlet yang mampu menembus Pelatnas, SEA Games, Pra-PON hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.
“Teruslah berjuang dan tingkatkan prestasi. Jadikan bonus demografi yang Kepri miliki sebagai modal untuk membangun daerah menjadi lebih baik, khususnya dengan melahirkan atlet-atlet yang mampu mewakili Kepri dalam setiap ajang olahraga bergengsi,” ujarnya.
Ansar juga meminta seluruh atlet tampil maksimal dan membawa nama baik daerah masing-masing.
“Selamat bertanding. Raihlah prestasi dan jadilah generasi Kepri yang mampu memajukan dunia olahraga di Provinsi Kepulauan Riau,” tambahnya.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Mayjen TNI Suwarno turut mengapresiasi Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang, dan KONI Kepri yang menyelenggarakan Porprov VI.
Suwarno berharap kompetisi ini mampu melahirkan atlet berkualitas untuk memperkuat kontingen Kepri pada Pra-PON 2027 dan PON mendatang. Ia juga mendorong atlet Kepri meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di ajang internasional, termasuk SEA Games.
“Melalui Porprov ini, kita berharap semakin banyak atlet berkualitas dan berprestasi yang lahir dari Kepulauan Riau. Mereka nantinya diharapkan mampu menjadi wakil Kepri pada Pra-PON, PON, serta berbagai ajang olahraga lainnya,” kata Suwarno.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kepri yang memberikan kepercayaan kepada Tanjungpinang untuk menggelar Porprov VI 2026.
Lis menjelaskan, Pemko Tanjungpinang mengambil alih penyelenggaraan setelah Kabupaten Lingga menyatakan tidak sanggup menjadi tuan rumah.
Ia berharap Porprov tidak hanya menghasilkan atlet potensial, tetapi juga memperkuat silaturahmi, membangun kekompakan, dan meningkatkan sinergi antardaerah dalam memajukan olahraga Kepri.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri, khususnya Gubernur Ansar Ahmad, yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini di Kota Tanjungpinang. Semoga Porprov ini berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan olahraga di Kepri,” ujar Lis.
Ketua KONI Kepri Usep Rahmat S melaporkan, Porprov VI melibatkan 2.034 atlet yang tergabung dalam 200 kontingen dari seluruh kabupaten/kota.
Panitia juga mencatat keterlibatan 601 ofisial serta 281 wasit dan juri. Secara keseluruhan, sebanyak 4.120 orang mengikuti dan mendukung penyelenggaraan Porprov VI di Tanjungpinang.
Panitia menggelar pertandingan 30 cabor di 24 venue olahraga yang tersebar di sejumlah lokasi di Tanjungpinang.
Usep mengajak masyarakat datang langsung menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungan kepada atlet yang membawa nama daerah masing-masing.
Pembukaan Porprov VI Kepri 2026 turut dihadiri Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wakil Ketua DPRD Kepri Dewi Kumalasari Ansar, sejumlah anggota DPRD Kepri, mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Kepri, ketua KONI kabupaten/kota, serta ketua cabang olahraga.
Editor: Bibah







