Komdigi Siap Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Kembangkan AI untuk Layanan Publik

Sabtu, 4 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria saat berbincang dengan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (01/04/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria saat berbincang dengan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (01/04/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan kesiapan pemerintah berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) guna meningkatkan kualitas layanan publik berbasis data.

Nezar menilai pengelolaan data berskala besar seperti di BPJS Kesehatan tidak lagi dapat mengandalkan metode konvensional.

“Pengelolaan data besar tidak bisa lagi manual. Datanya terus bertambah dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik lebih cepat dan tepat,” ujar Nezar saat menerima Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Setiaji, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Nezar menjelaskan Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyiapkan ekosistem pengembangan talenta melalui program AI Talent Factory.

Program ini merekrut mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia.

Baca Juga :  Meutya: 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online

Para peserta dilatih menggunakan studi kasus nyata serta didampingi mentor dari perusahaan teknologi global dan universitas internasional.

“Kami bekerja sama dengan Google, Apple, Amazon, juga Massachusetts Institute of Technology dan University of Oxford. Talenta yang dihasilkan siap menjawab kebutuhan riil di lapangan,” jelas Nezar.

Ia menegaskan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dapat segera dijalankan dengan memadukan data, use case, serta talenta yang telah disiapkan pemerintah.

“Jika BPJS Kesehatan memiliki use case dan data, kami punya talenta serta ekosistem. Ini bisa langsung dikerjakan bersama agar layanan kepada masyarakat lebih cepat dan akurat,” tegasnya.

Sementara itu, Setiaji menyampaikan BPJS Kesehatan telah mulai mengembangkan sejumlah use case AI, seperti chatbot layanan, analisis klaim, dan smart analytics. Namun, pengembangan tersebut masih menghadapi keterbatasan kapasitas.

Baca Juga :  OJK Tunjuk Anggota Dewan Komisioner Pengganti

Menurutnya, sistem yang ada saat ini belum sepenuhnya mampu memahami kebutuhan pengguna.

“Chatbot kami masih sebatas pengganti FAQ. Sistem klaim juga belum mampu membaca banyak variabel. Ini yang ingin kami tingkatkan agar layanan menjadi lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan layanan BPJS Kesehatan menjadi lebih responsif, mempercepat proses klaim, serta mengoptimalkan pemanfaatan data kesehatan untuk mendukung kebijakan berbasis bukti.

Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat kapasitas internal BPJS Kesehatan melalui transfer pengetahuan dan pengembangan talenta digital di dalam organisasi.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia
Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik
Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas
OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah
Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Produksi Nasional Terus Digenjot
ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra
Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Wajah Bank Emas Indonesia
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:31 WIB

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:24 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:44 WIB

Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:47 WIB

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB