OJK Percepat Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan SLIK

Selasa, 14 April 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Foto: Istimewa

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi. Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk mendukung percepatan program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi prioritas pemerintah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan dukungan tersebut saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Senin (13/4).

OJK menetapkan beberapa kebijakan baru. Pertama, OJK hanya menampilkan kredit atau pembiayaan di atas Rp1 juta dalam laporan SLIK, baik berdasarkan plafon maupun baki debet debitur.

Baca Juga :  OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan

“Kami memutuskan laporan SLIK hanya menampilkan kredit di atas Rp1 juta,” kata Friderica.

Kedua, OJK mempercepat pembaruan status pelunasan pinjaman di SLIK menjadi maksimal tiga hari kerja setelah pelunasan. Kebijakan ini mulai berlaku paling lambat akhir Juni 2026.

OJK juga membuka akses data SLIK kepada BP Tapera sesuai ketentuan untuk mempercepat proses pembiayaan perumahan.

Selain itu, OJK akan menegaskan bahwa KPR bersubsidi merupakan program prioritas pemerintah yang berkaitan dengan aspek penjaminan pembiayaan.

Baca Juga :  OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan

Untuk memperkuat koordinasi, OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman membentuk Satgas Percepatan Program 3 Juta Rumah yang melibatkan BP Tapera, asosiasi pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya.

OJK juga menegaskan bahwa data SLIK bukan penentu tunggal persetujuan kredit, melainkan salah satu bahan analisis bagi lembaga jasa keuangan.

“OJK akan terus mendorong percepatan program tiga juta rumah,” ujar Friderica.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia
Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik
Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas
OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah
Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Produksi Nasional Terus Digenjot
ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra
Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Wajah Bank Emas Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:31 WIB

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:24 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:44 WIB

Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:47 WIB

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB