Percepat Pengembangan Danau Toba, Menpar Tekankan Sinkronisasi Master Plan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kerja hari kedua, Jumat (17/4), Menpar Widiyanti mengawali agenda di Pantai Bebas Parapat dan disambut oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Foto: Kemenpar RI

Kunjungan kerja hari kedua, Jumat (17/4), Menpar Widiyanti mengawali agenda di Pantai Bebas Parapat dan disambut oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Foto: Kemenpar RI

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A) serta menyinkronkan master plan di Danau Toba. Pemerintah menargetkan pengembangan Destinasi Super Prioritas ini berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Widiyanti menyampaikan hal itu saat memimpin rapat koordinasi bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) di Kabupaten Toba, Jumat (17/4).

Pada hari kedua kunjungan kerja, Widiyanti meninjau Pantai Bebas Parapat. Ia bertemu Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih untuk membahas pengembangan fasilitas penunjang pariwisata.

Baca Juga :  Menpar RI: Pariwisata Indonesia Melampaui Sekadar Tujuan Wisata

“Kami menyiapkan atraksi baru agar wisatawan mendapat pengalaman lebih menarik di pesisir Danau Toba,” kata Widiyanti.

Widiyanti kemudian memimpin rapat koordinasi dengan BPODT untuk mengevaluasi program dan menyelaraskan pengembangan kawasan.

Ia juga meninjau panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom. Dalam kesempatan itu, Widiyanti berdiskusi dengan Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu dan jajaran Kementerian Pariwisata mengenai percepatan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga :  Indonesia Raih “Experiential & Cultural Tourism Award” di OTM Mumbai 2026

Widiyanti menegaskan pengembangan Danau Toba harus berfokus pada kualitas, keberlanjutan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Danau Toba bukan hanya destinasi unggulan, tetapi simbol transformasi pariwisata Indonesia yang mengutamakan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026
Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026
Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia
Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka
Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu
Kemenpar Bidik Wisatawan Korea Selatan, Raup Potensi Devisa Rp9,4 Miliar
Penyengat Heritage 2026 Perkuat Wisata Budaya dan Pelestarian Lingkungan
Ansar Dorong Permainan Rakyat Kepri Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25 WIB

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:11 WIB

Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 00:56 WIB

Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu

Berita Terbaru