Novianto Dikukuhkan Sebagai Ketua Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri dikukuhkan, sekaligus menetapkan Novianto sebagai Ketua FJP Kepri periode perdana, Jumat (5/12/2025) kemarin, di Restoran Ocean Seafood Batam Center. (Ist)

Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri dikukuhkan, sekaligus menetapkan Novianto sebagai Ketua FJP Kepri periode perdana, Jumat (5/12/2025) kemarin, di Restoran Ocean Seafood Batam Center. (Ist)

Batam, metroposid.com: Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri dikukuhkan, sekaligus menetapkan Novianto sebagai Ketua FJP Kepri periode perdana, Jumat (5/12/2025) kemarin, di Restoran Ocean Seafood Batam Center.

Momen ini menjadi penting, bukan hanya bagi komunitas media, tetapi juga bagi pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pintu utama kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin, yang juga menjadi pembina forum tersebut. Hadirnya wakil rakyat dalam pengukuhan ini memperlihatkan bahwa keberadaan FJP Kepri mendapat ruang penuh dalam strategi pembangunan daerah.

Wahyu menyampaikan bahwa kolaborasi antara media dan komunitas budaya di Batam merupakan kunci kekuatan narasi pariwisata.

“Keanekaragaman budaya suku di Batam adalah daya tarik yang sangat besar. Bila komunitas dan jurnalis bergerak bersama, pariwisata akan tumbuh sebagai sektor yang benar-benar memberikan multiplier effect bagi ekonomi Kepri,” ucap Wahyu.

Ia juga menilai FJP Kepri akan berperan sebagai garda promosi terdepan bagi pariwisata Kepri, yang bersaing langsung dengan destinasi kelas dunia di Singapura dan Johor Bahru.

Baca Juga :  Rakernas APKASI XVII Digelar di Batam

Pengukuhan FJP Kepri turut dihadiri sejumlah paguyuban besar di Batam, antara lain: Paguyuban Banten, Melayu Barelang, Betawi, dan Palembang. Dukungan lintas komunitas ini menjadi simbol kuat bahwa pariwisata berbasis budaya tidak bisa dilepaskan dari peran sosial masyarakat Batam yang heterogen.

Sinergitas ini diharapkan dapat menghadirkan ruang ekspresi budaya, festival komunitas, hingga daya tarik baru yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Founder ASPABRI dan Praktisi Pariwisata Kepri, Surya Wijaya, yang ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif FJP Kepri, menyebut bahwa keberadaan organisasi ini sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Batam mengklaim sebagai kota wisata. Karena itu, pemberitaan mengenai pariwisata harus terukur, berbasis data, dan selaras dengan visi besar Kepri sebagai beranda pariwisata nasional di ASEAN,” ujar Surya menegaskan.

Menurutnya, Kepri berada pada dua pasar utama wisatawan asing terbesar di ASEAN: Singapura dan Johor. Karena itu, narasi media harus mampu memperkuat positioning Kepri sebagai destinasi unggulan perbatasan.

Baca Juga :  UMP Kepri 2026 Menunggu PP Baru

Sejumlah program jangka dekat FJP Kepri telah disusun, antara lain: penyusunan buku saku pariwisata Kepri, sebagai pedoman liputan dan referensi informasi resmi bagi seluruh anggota FJP.

Kemudian, pelatihan bahasa asing untuk jurnalis, Guna meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi terhadap wisatawan mancanegara.

Program ini akan dilaksanakan bertahap dan bersinergi dengan pelaku industri pariwisata, komunitas budaya, dan pemerintah daerah.

Pembentukan struktur ini menegaskan komitmen bahwa FJP Kepri bukan sekadar forum informal, tetapi menjadi organisasi profesional yang siap menjadi mitra strategis pemerintah dan industri pariwisata.

Dengan terbentuknya FJP Kepri, diharapkan Kepri memiliki narasi besar dan terkoordinasi dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari wisata bahari, MICE, hingga wisata budaya yang tumbuh di tengah ragam paguyuban dan komunitas di Batam.

FJP Kepri menargetkan mampu memperkuat citra Kepri sebagai destinasi wisata pilihan wisatawan internasional, tidak hanya menjadi kota persinggahan, namun kota tujuan utama.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun
“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab
IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam
Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital
TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
Belasan Kios Ludes Dilalap Api di Pusat Kuliner Mega Legenda
Kapal FLF Permata Borneo 1, Karya Anak Bangsa Buatan Batam Dilincurkan
Mentan dan Barantin Tindak Tegas Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Kepri
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:07 WIB

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:13 WIB

“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:03 WIB

IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:35 WIB

Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:51 WIB

TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB