Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu

Senin, 20 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg di wilayah Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mulai 14 Juli 2026. Foto: Istimewa

PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg di wilayah Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mulai 14 Juli 2026. Foto: Istimewa

PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg di wilayah Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mulai 14 Juli 2026. Kebijakan ini membuat harga LPG nonsubsidi lebih kompetitif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penyesuaian harga merupakan hasil evaluasi berkala dengan mempertimbangkan dinamika pasar dan mekanisme yang berlaku.

“Melalui penyesuaian harga ini, masyarakat di Regional Sumbagut dapat memperoleh Bright Gas dengan harga yang lebih kompetitif, tanpa mengurangi komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas produk dan keandalan distribusi,” ujar Fahrougi.

Baca Juga :  Pemko Batam Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk Korban Banjir Aceh

Di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Bright Gas 12 kg turun dari Rp230.000 menjadi Rp222.000 per tabung. Sementara Bright Gas 5,5 kg turun dari Rp111.000 menjadi Rp107.000 per tabung. Harga tersebut merupakan Harga Jual Agen (HJA) dan berlaku efektif mulai 14 Juli 2026.

Khusus di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Pertamina juga memangkas harga Bright Gas. Bright Gas 12 kg turun dari Rp208.000 menjadi Rp200.000 per tabung, sedangkan Bright Gas 5,5 kg turun dari Rp100.000 menjadi Rp97.000 per tabung.

Baca Juga :  Inflasi Kepri Desember 2025 Masih Terkendali, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu

Selain menurunkan harga, Pertamina memastikan pasokan Bright Gas tetap aman di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Perusahaan juga terus menjaga kelancaran distribusi agar masyarakat dapat memperoleh LPG nonsubsidi dengan mudah, aman, dan berkualitas melalui jaringan agen serta pangkalan resmi Pertamina.

“Kami terus menjaga kelancaran distribusi Bright Gas agar masyarakat dapat memperoleh LPG nonsubsidi dengan mudah, aman, dan berkualitas melalui jaringan agen dan pangkalan resmi Pertamina,” tutup Fahrougi.

Editor: Difky

Berita Terkait

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri
Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC
Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana
Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri
Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat
Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah
Diskominfo Kepri Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Capacity Building

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:13

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri

Sabtu, 12 September 2026 - 22:06

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Kamis, 10 September 2026 - 21:47

Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri

Rabu, 9 September 2026 - 19:17

Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 21:31

Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06