Indonesia Bangun AI Factory 1 GW, Perkuat Posisi sebagai Pusat AI Asia Tenggara

Sabtu, 8 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah akan terus mendukung investasi strategis yang memperkuat daya saing digital Indonesia sekaligus memastikan pemanfaatan kecerdasan artifisial berlangsung secara bertanggung jawab, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah akan terus mendukung investasi strategis yang memperkuat daya saing digital Indonesia sekaligus memastikan pemanfaatan kecerdasan artifisial berlangsung secara bertanggung jawab, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Foto: Humas Kemkomdigi

Indonesia mempercepat langkah menjadi pusat pengembangan kecerdasan artifisial (AI) di Asia Tenggara. Pemerintah mendukung pembangunan AI Factory berkapasitas hingga 1 gigawatt (GW) dalam tiga tahun ke depan.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyambut peluncuran Zankore by Indosat. Proyek ini merupakan kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun infrastruktur komputasi AI berskala besar di Indonesia.

“Investasi ini menunjukkan kepercayaan dunia terhadap ekonomi digital Indonesia. Indonesia semakin menarik sebagai tujuan investasi teknologi bernilai tinggi,” kata Meutya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Konsorsium memulai pembangunan AI Factory di Batang, Jawa Tengah, pada paruh pertama 2027. Tahap awal proyek menghadirkan kapasitas 200 MW.

Mereka kemudian meningkatkan kapasitas secara bertahap hingga mencapai 1 GW dalam tiga tahun. Target tersebut menjadikan proyek ini sebagai salah satu investasi infrastruktur AI terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Pemerintah Perkuat Ekosistem Digital Menuju Indonesia Digital 2045

Meutya menilai proyek tersebut memperkuat fondasi ekosistem AI nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di sektor digital.

AI Factory tidak hanya menyediakan pusat data. Fasilitas ini juga menghadirkan GPU berperforma tinggi, jaringan komputasi, sistem penyimpanan, hingga layanan AI secara terpadu.

Zankore juga akan mengembangkan dan menjadi host Sahabat-AI, model bahasa besar (Large Language Model/LLM) open source Indonesia dengan 70 miliar parameter.

Model tersebut mendukung Bahasa Indonesia serta berbagai bahasa daerah, seperti Jawa, Sunda, Bali, dan Batak.

Selain itu, platform ini menyediakan layanan Token-as-a-Service. Layanan tersebut membuka akses komputasi AI yang lebih murah bagi masyarakat, UMKM, kementerian, lembaga, dan pengembang aplikasi.

“Yang kami bangun bukan sekadar pusat data. Kami membangun fondasi ekosistem AI nasional yang lengkap, mulai dari komputasi hingga pengembangan model bahasa Indonesia,” ujar Meutya.

Baca Juga :  Jelang Natal, Indosat Berbagi Kasih bagi Anak-Anak dari Komunitas Rentan

Pemerintah juga membangun fasilitas manufaktur GPU pertama di Indonesia di Cikarang. Fasilitas itu ditargetkan beroperasi pada Desember mendatang untuk memperkuat rantai pasok industri AI nasional.

Meutya optimistis Indonesia mampu menjadi pusat AI regional. Menurutnya, Indonesia memiliki infrastruktur yang terus berkembang, pasokan energi yang memadai, pasar lebih dari 280 juta penduduk, serta dukungan kebijakan transformasi digital.

“Pemerintah akan menjaga iklim investasi agar inovasi AI terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Pemerintah juga memastikan setiap pengembangan AI berlangsung secara bertanggung jawab, inklusif, dan mampu meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Sumber Infopublik

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19