OJK Perkuat Integritas Pasar Modal, Investor Tembus 30,27 Juta

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-49 Pasar Modal) di Jakarta, Senin (10/8/2026). (Dok. OJK)

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-49 Pasar Modal) di Jakarta, Senin (10/8/2026). (Dok. OJK)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat integritas pasar modal untuk meningkatkan transparansi, likuiditas, tata kelola, dan kepercayaan investor.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan penguatan tersebut menjadi bagian dari reformasi pasar modal agar semakin efisien, kredibel, dan mampu mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

“OJK berkomitmen meningkatkan likuiditas, transparansi, tata kelola dan enforcement, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dan sistem pengawasan,” kata Friderica dalam peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Friderica menyebut reformasi pasar modal mulai menunjukkan hasil. Jumlah Single Investor Identification (SID) kini mencapai 30,27 juta, tumbuh 48,67 persen secara tahunan.

Baca Juga :  OJK Tuntaskan Penyidikan Tindak Pidana Perbankan di PT BPR Panca Dana

Sebanyak 78 persen investor tersebut berusia di bawah 40 tahun.

“Angka ini mencerminkan adanya trust, confidence, dan harapan masyarakat Indonesia terhadap pasar modal,” ujarnya.

Hingga 7 Agustus 2026, pasar modal telah menghimpun dana Rp123,21 triliun melalui 135 aksi korporasi. Jumlah emiten juga telah mencapai 962 perusahaan.

Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat Rp667 triliun, sedangkan Asset Under Management (AUM) mencapai Rp1.026 triliun.

Pada momentum HUT ke-49 tersebut, OJK bersama pemangku kepentingan juga meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) Emas.

Friderica menyebut ETF Emas menjadi salah satu langkah pendalaman pasar. Instrumen ini menawarkan investasi yang praktis, likuid, sesuai prinsip syariah, sekaligus dapat berfungsi sebagai safe haven.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi reformasi pasar modal dan berharap ETF Emas tidak hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas.

Baca Juga :  OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Ekosistem Bulion 2026–2031

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai penguatan pasar modal dapat memperluas basis investor, memperbanyak instrumen investasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

OJK juga terus mendorong penguatan free float, transparansi kepemilikan saham, tata kelola, keamanan siber, serta pengembangan Bursa Karbon dan produk investasi berkelanjutan. Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45