Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Pasar Murah di 47 Titik Dimulai

Rabu, 10 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Murah di 47 titik yang digelar di 12 kecamatan sebagai upaya strategis mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, di Kota Aku Tahu, Batamcentre, Rabu (10/12/2025). Foto: Diskominfo Batam

Pasar Murah di 47 titik yang digelar di 12 kecamatan sebagai upaya strategis mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, di Kota Aku Tahu, Batamcentre, Rabu (10/12/2025). Foto: Diskominfo Batam

Batam, metroposid.com: Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menggelar Pasar Murah di 47 titik yang tersebar di 12 kecamatan sebagai upaya strategis mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Program ini berlangsung 10–17 Desember 2025 dan menyediakan sembako bersubsidi dengan harga terjangkau.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tepat sasaran, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, turun langsung meninjau sejumlah lokasi pasar murah pada Rabu (10/12/2025), didampingi Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau. Tinjauan dimulai dari Perumahan Villa Pesona Asri, Kecamatan Batam Kota, di mana warga tampak antusias membeli sembako harga murah.

Baca Juga :  Dishub Batam Pasang Seragam Lengkap untuk Juru Parkir Resmi

Pasar Murah Batam tahun ini menyediakan paket sembako bernilai sekitar Rp200 ribu, namun masyarakat cukup membayar Rp100 ribu. Isi paket meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, dan komoditas pokok lain. Disperindag menyiapkan stok secara merata di seluruh titik untuk memastikan distribusi berjalan lancar selama delapan hari pelaksanaan.

Firmansyah menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam melindungi daya beli warga, terutama saat permintaan kebutuhan pokok meningkat menjelang akhir tahun.

“Pemko Batam berupaya memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. Program ini kami hadirkan agar masyarakat memperoleh sembako dengan harga lebih terjangkau,” ucapnya.

Baca Juga :  Hujan Lebat Berpotensi Guyur Aceh hingga Sulawesi Utara pada 18 Februari 2026

Firmasyah juga mengapresiasi sinergi Disperindag dan seluruh perangkat daerah yang memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Pada hari pertama, pasar murah berlangsung di beberapa titik di Kecamatan Batam Kota serta satu titik di Kecamatan Sekupang. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat serta pemerataan akses bagi seluruh warga Batam.

Warga menyambut positif program ini karena membantu meringankan pengeluaran belanja rumah tangga. Banyak masyarakat menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemko Batam menghadirkan program yang berdampak langsung.

“Lumayan kalau ada pasar murag meringankan pemgeluarkan. Uangnya bisa bisa yang lain,” pungkas Aisyah.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06