Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

Jumat, 25 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Kepri, Misni berziarah ke makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, Rabu (23/9/2026). Ziarah dilaksanakan jelang peletakan batu pertama pembanguan Museum dan Monumen Bahasa Pulau Penyengat yang akan dilaksanakan Kamis. (Harun/DISKOMINFO KEPRI)

Sekdaprov Kepri, Misni berziarah ke makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, Rabu (23/9/2026). Ziarah dilaksanakan jelang peletakan batu pertama pembanguan Museum dan Monumen Bahasa Pulau Penyengat yang akan dilaksanakan Kamis. (Harun/DISKOMINFO KEPRI)

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Misni berziarah ke Makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, Rabu (23/9) sore. Ziarah itu dilakukan menjelang groundbreaking pembangunan Museum dan Monumen Bahasa.

Sebelum berziarah, Ansar dan Misni meninjau persiapan di Balai Adat Pulau Penyengat. Rombongan kemudian menuju Makam Engku Puteri untuk memanjatkan doa sebelum melanjutkan ziarah ke Makam Raja Ali Haji.

Ansar mengatakan ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang berperan dalam sejarah dan kebudayaan Melayu, khususnya perkembangan bahasa dan sastra.

Baca Juga :  Gubenur Kepri Lepas Dua Wakil Kepri ke Paskibraka Nasional 2026

“Kita berziarah dulu, mendoakan para pendahulu kita. Mudah-mudahan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa ini juga mendapat keberkahan dan bisa menjadi warisan untuk generasi kita ke depan,” kata Ansar.

Ansar menyebut Pulau Penyengat memiliki kaitan kuat dengan perjalanan sejarah bahasa dan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau. Raja Ali Haji menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan bahasa dan sastra Melayu melalui karya-karyanya.

Karena itu, pembangunan Museum dan Monumen Bahasa tidak sekadar membangun fasilitas fisik. Pemerintah Kepri ingin menjadikannya sebagai ruang untuk mengenalkan sejarah perkembangan bahasa sekaligus merawat warisan budaya Melayu.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Gaungkan Kebangkitan Nasional di Era Digital

“Pembangunan ini bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga sejarah dan identitas kebahasaan Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Ia menegaskan proses pembangunan membutuhkan persiapan matang dan dukungan berbagai pihak agar berjalan sesuai rencana.

Ansar pun mengajak masyarakat Kepri memberikan dukungan dan doa terhadap pembangunan tersebut.

“Dengan adanya dukungan masyarakat, kita harapkan proses pembangunannya berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” harapnya.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pertamina SMEXPO 2026 Dimulai di Pekanbaru, UMKM Didorong Perluas Pasar
Ansar Ziarah ke Makam Pejuang Kepri, Tekankan Kelanjutan Perjuangan
24 Tahun Kepri, Ansar Tekankan Pembangunan Berbasis Sejarah dan Kolaborasi
Amsakar: Hari Jadi Kepri Harus Jadi Energi Baru Pembangunan
Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Solok
Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Kabupaten Solok
Museum Tugu Bahasa Perkuat Sejarah Melayu di Kepri
24 Tahun Kepri, Ansar Dorong Konektivitas dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:22

Pertamina SMEXPO 2026 Dimulai di Pekanbaru, UMKM Didorong Perluas Pasar

Jumat, 25 September 2026 - 21:31

Ansar Ziarah ke Makam Pejuang Kepri, Tekankan Kelanjutan Perjuangan

Jumat, 25 September 2026 - 21:25

24 Tahun Kepri, Ansar Tekankan Pembangunan Berbasis Sejarah dan Kolaborasi

Jumat, 25 September 2026 - 21:18

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

Kamis, 24 September 2026 - 14:13

Amsakar: Hari Jadi Kepri Harus Jadi Energi Baru Pembangunan

Berita Terbaru