Amsakar: Hari Jadi Kepri Harus Jadi Energi Baru Pembangunan

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara Bendera Hari Jadi ke-24 Kepri tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (24/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Upacara Bendera Hari Jadi ke-24 Kepri tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (24/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan dan kolaborasi dalam melanjutkan pembangunan daerah. Ia meminta Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi momentum mengevaluasi capaian sekaligus menyiapkan langkah menghadapi tantangan ke depan.

Amsakar menyampaikan pesan itu saat memimpin Upacara Bendera Hari Jadi ke-24 Kepri tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (24/9/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

Amsakar menegaskan, hari jadi daerah tidak cukup hanya menjadi penanda bertambahnya usia. Momentum tersebut harus mendorong pemerintah dan masyarakat melihat capaian pembangunan, mengevaluasi kekurangan, dan menyusun langkah baru.

“Peringatan hari jadi bukan sekadar menandai usia, tetapi menjadi sarana menakar prestasi, menyiapkan langkah, dan menyalakan semangat baru menghadapi tantangan masa depan,” ujar Amsakar.

Hari Jadi ke-24 Kepri mengusung tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan.” Amsakar menilai tema itu mengikat kekuatan sejarah dengan agenda pembangunan masa depan.

Baca Juga :  Pelindo Resmi Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipah

Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki posisi penting dalam sejarah dan peradaban Melayu. Nilai sejarah dan budaya tersebut, kata dia, harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan sekaligus membangun Kepri yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Kemajuan Kepulauan Riau harus dibangun di atas akar budaya yang kuat, namun tetap berorientasi kepada masa depan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Amsakar juga menyoroti posisi strategis Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Kepri. Ia menyebut aktivitas ekonomi Batam terus memberi kontribusi besar terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Hingga triwulan II 2026, ekonomi Batam tumbuh 7,28 persen. Batam juga menyumbang 66,82 persen terhadap PDRB Kepri.

Dari sisi investasi, realisasi hingga semester I 2026 mencapai Rp38,97 triliun, atau 55,67 persen dari target Rp70 triliun.

Kinerja pembangunan juga tercermin dari sejumlah indikator sosial. IPM Batam naik dari 83,3 pada 2024 menjadi 83,8 pada 2025. Pada periode yang sama, tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen.

Angka kemiskinan juga turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

Amsakar menilai capaian tersebut menunjukkan pembangunan Batam tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Baca Juga :  Amsakar Terima Kepala PN Batam, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

“Hal ini menegaskan bahwa Batam tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga pusat penciptaan nilai ekonomi,” katanya.

Amsakar menegaskan seluruh capaian tersebut lahir dari kerja bersama. Pemerintah Kota Batam, Forkopimda, BP Batam, pemerintah pusat, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran dalam menggerakkan pembangunan.

Karena itu, ia meminta semangat kolaborasi terus diperkuat untuk menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Amsakar juga mengajak seluruh pihak menjadikan Hari Jadi ke-24 Kepri sebagai energi baru untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

“Marilah kita jadikan momentum Hari Jadi Kepulauan Riau ini sebagai inspirasi dan motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih gemilang dengan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, bekerja keras, dan berinovasi,” ajaknya.

Ia berharap sinergi Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri semakin kuat dalam menjaga capaian pembangunan sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

“Semoga semangat ini terus menguatkan langkah kita dalam mewujudkan Batam dan Provinsi Kepri yang maju dan berkelanjutan,” tutupnya.

Editor: Difky

Berita Terkait

Pertamina SMEXPO 2026 Dimulai di Pekanbaru, UMKM Didorong Perluas Pasar
Ansar Ziarah ke Makam Pejuang Kepri, Tekankan Kelanjutan Perjuangan
24 Tahun Kepri, Ansar Tekankan Pembangunan Berbasis Sejarah dan Kolaborasi
Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji
Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Solok
Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Kabupaten Solok
Museum Tugu Bahasa Perkuat Sejarah Melayu di Kepri
24 Tahun Kepri, Ansar Dorong Konektivitas dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:22

Pertamina SMEXPO 2026 Dimulai di Pekanbaru, UMKM Didorong Perluas Pasar

Jumat, 25 September 2026 - 21:31

Ansar Ziarah ke Makam Pejuang Kepri, Tekankan Kelanjutan Perjuangan

Jumat, 25 September 2026 - 21:25

24 Tahun Kepri, Ansar Tekankan Pembangunan Berbasis Sejarah dan Kolaborasi

Jumat, 25 September 2026 - 21:18

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

Kamis, 24 September 2026 - 14:13

Amsakar: Hari Jadi Kepri Harus Jadi Energi Baru Pembangunan

Berita Terbaru