AS Jadi Motor Ekspor Batam, Manufaktur Tetap Jadi Penopang Utama

Kamis, 9 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kinerja ekspor Batam membuka tahun 2026 dengan sinyal kuat di pasar global. Foto: Humas BP Batam

Kinerja ekspor Batam membuka tahun 2026 dengan sinyal kuat di pasar global. Foto: Humas BP Batam

Amerika Serikat kembali menjadi motor utama ekspor Batam dengan kenaikan 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari–Februari 2026.

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. Sementara itu, India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan 410,23 persen atau mencapai USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian ini menunjukkan permintaan global terhadap produk Batam masih kuat di tengah dinamika ekonomi dunia.

Kinerja positif juga terlihat di beberapa negara lainnya. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta. Ekspor ke Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, sementara Filipina meningkat signifikan hingga USD 89,68 juta.

Industri manufaktur masih menjadi penopang utama ekspor Batam. Sektor mesin dan peralatan listrik mencatat nilai terbesar dengan pertumbuhan 24,75 persen atau mencapai USD 1.561,44 juta.

Baca Juga :  Pemko Batam Apresiasi Wajib Pajak, Targetkan Penerimaan Pajak Rp2,09 Triliun pada 2026

Selain itu, sektor minyak dan lemak hewan atau nabati tumbuh 44,77 persen menjadi USD 194,46 juta. Produk kimia meningkat 16,34 persen menjadi USD 167,74 juta, sedangkan perangkat optik melonjak 40,27 persen menjadi USD 54,30 juta.

Meski sejumlah sektor tumbuh, total ekspor Batam pada Januari–Februari 2026 tercatat sebesar USD 3.107,47 juta atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini dipengaruhi melemahnya ekspor pada sektor kapal, kakao atau cokelat, serta produk besi dan baja olahan.

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menegaskan pasar utama Batam masih menunjukkan tren pertumbuhan pada awal 2026.

Baca Juga :  Salat Idulfitri Batam Berlangsung Khidmat di Dataran Engku Putri

“Data awal 2026 menunjukkan pasar utama Batam masih tumbuh dan beberapa sektor industri tetap mencatat kinerja positif. Kami akan menjaga momentum pada sektor yang menguat sekaligus memperhatikan sektor yang mengalami koreksi,” ujar Fary saat menghadiri First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization – MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, struktur ekspor Batam masih ditopang pasar utama yang kuat serta sektor manufaktur yang tetap ekspansif.

BP Batam terus memperkuat iklim investasi dan meningkatkan fasilitasi industri untuk menjaga stabilitas kinerja ekspor. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk Batam di pasar global sekaligus mendorong pemulihan sektor yang mengalami koreksi.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera
Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam
BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara
Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial
Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek
Presiden Prabowo Apresiasi Pegadaian, Laba Semester I 2026 Capai Rp6,59 Triliun
Santika Anniversary Sale, Rayakan 45 Tahun dengan Diskon Menginap hingga 45 Persen
Fox Hotel Nagoya Batam Resmi Hadir, Perluas Jejak Fox Hotels di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:54

Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:26

BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:03

Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:05

Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06