Di Bawah Ansar–Nyanyang, Ekonomi Kepri Tumbuh 6,94 Persen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. Foto: Istimewa

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. Foto: Istimewa

Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada tahun pertama kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura tumbuh 6,94 persen secara kumulatif (C-to-C) pada 2025.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan (ADHK) Kepri mencapai Rp224,51 triliun, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Angka ini menguat signifikan dari pertumbuhan 2024 sebesar 5,02 persen.

Capaian 6,94 persen menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Pertumbuhan ini juga melampaui rata-rata Sumatera sebesar 4,81 persen dan nasional 5,11 persen.

Baca Juga :  BI Kepri: Penggunaan QRIS di Kepri Terus Tumbuh

Pertumbuhan ekonomi Kepri ditopang lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara, peningkatan realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN), serta menguatnya sektor konstruksi, produksi minyak dan gas, transportasi, dan ekspor.

Sektor manufaktur kembali menjadi tulang punggung dengan pertumbuhan tinggi di tengah tekanan ekonomi global. Kinerja ini menunjukkan daya tahan dan optimisme ekonomi Kepri.

“Pertumbuhan 6,94 persen ini terwujud berkat sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Nyanyang.

Baca Juga :  Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 2 Juta, Ansar Perkuat Strategi Pariwisata

Realisasi investasi pada 2025 juga melonjak. PMA tumbuh 16,62 persen, sementara PMDN melesat 112,04 persen dibanding 2024.

Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025 menembus 2,027 juta orang atau naik 22,59 persen. Wisatawan nusantara juga meningkat 22,99 persen. Total belanja wisatawan di Kepri sepanjang 2025 mencapai Rp22 triliun.

Kinerja perdagangan luar negeri turut menguat. Nilai ekspor Kepri naik 17,37 persen atau bertambah 231,74 juta dolar AS dibanding tahun sebelumnya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru